• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Tampilkan postingan dengan label Narkotika. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Narkotika. Tampilkan semua postingan
    Hari Anti Narkotika Sedunia, Ketua Umum KWI: Bukan Sekadar Seremonial, Tabuh Genderang Perang Nyata Melawan Narkoba  SURABAYA – Momentum Hari Anti Narkoba Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juni menjadi alarm keras bagi seluruh elemen peradaban. Peringatan global ini diorientasikan untuk menggedor kesadaran kolektif umat manusia akan ancaman destruktif dari hulu ke hilir yang dipicu oleh peredaran gelap zat narkotika.  Masalah narkoba ditegaskan bukan lagi wilayah domestik personal atau problem individu semata, melainkan ancaman nyata (common enemy) yang berdaya rusak masif terhadap tatanan sosial, memutus mata rantai generasi emas, hingga berpotensi melumpuhkan kedaulatan sebuah negara.  Dampak Sistemik: Dari Kerusakan Otak hingga Kriminalitas ditinjau dari berbagai dimensi, paparan barang haram tersebut secara instan mereduksi kualitas hidup manusia. Selain merusak sistem saraf, kesehatan fisik, dan mental, narkotika juga mengikis kemampuan kognitif serta melenyapkan nalar sehat penggunanya.  Kondisi tersebut yang kerap kali menjadi pemicu utama melonjaknya angka kejahatan di lingkungan sekitar akibat dorongan candu yang tak terkontrol. Efek domino dari lingkaran setan ini tidak berhenti pada si pengguna, melainkan menghancurkan keutuhan institusi keluarga, menciptakan stigma sosial, serta menjadi kerikil tajam yang menghambat laju roda pembangunan makro di daerah maupun pusat.  Memperkuat Benteng Keluarga dan Ketahanan Diri merespons situasi tersebut, Ketua Umum KWI dalam pernyataan resminya mengultimatum agar momentum 26 Juni ini tidak terjebak dalam ruang formalitas atau rutinitas tahunan di atas kertas semata. Diperlukan manifestasi gerakan konkret dari akar rumput untuk membendung pergerakan sindikat barang terlarang tersebut.  Masyarakat diajak untuk mempertebal benteng spiritualitas, meningkatkan kualitas ketahanan personal, membanjiri ruang publik dengan aktivitas positif, serta memperketat perimeter pengawasan. Ruang lingkup proteksi ini wajib diterapkan secara berlapis mulai dari klaster terkecil di lingkungan rumah tangga, institusi pendidikan, area perkantoran, hingga lingkungan sosial kemasyarakatan.  "Jadikan keluarga sebagai garda depan sekaligus benteng pertahanan paling awal. Kita harus bahu-bahu menciptakan ekosistem hidup yang bersih, aman, kondusif, dan steril dari segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang," tegasnya dalam taklimat yang dirilis di Surabaya.  Menutup penyampaiannya, tokoh agama tersebut menyerukan gerakan kolektif bagi seluruh komponen bangsa untuk merapatkan barisan. Bersatu dalam satu frekuensi: menegakkan komitmen tanpa kompromi, menggaungkan penolakan mutlak terhadap narkoba, mengadopsi pola hidup sehat, serta mengawal masa depan Indonesia yang bersih dari narkotika demi generasi yang akan datang. (Memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia)

    Hari Anti Narkotika Sedunia, Ketua Umum KWI: Bukan Sekadar Seremonial, Tabuh Genderang Perang Nyata Melawan Narkoba SURABAYA – Momentum Hari Anti Narkoba Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juni menjadi alarm keras bagi seluruh elemen peradaban. Peringatan global ini diorientasikan untuk menggedor kesadaran kolektif umat manusia akan ancaman destruktif dari hulu ke hilir yang dipicu oleh peredaran gelap zat narkotika. Masalah narkoba ditegaskan bukan lagi wilayah domestik personal atau problem individu semata, melainkan ancaman nyata (common enemy) yang berdaya rusak masif terhadap tatanan sosial, memutus mata rantai generasi emas, hingga berpotensi melumpuhkan kedaulatan sebuah negara. Dampak Sistemik: Dari Kerusakan Otak hingga Kriminalitas ditinjau dari berbagai dimensi, paparan barang haram tersebut secara instan mereduksi kualitas hidup manusia. Selain merusak sistem saraf, kesehatan fisik, dan mental, narkotika juga mengikis kemampuan kognitif serta melenyapkan nalar sehat penggunanya. Kondisi tersebut yang kerap kali menjadi pemicu utama melonjaknya angka kejahatan di lingkungan sekitar akibat dorongan candu yang tak terkontrol. Efek domino dari lingkaran setan ini tidak berhenti pada si pengguna, melainkan menghancurkan keutuhan institusi keluarga, menciptakan stigma sosial, serta menjadi kerikil tajam yang menghambat laju roda pembangunan makro di daerah maupun pusat. Memperkuat Benteng Keluarga dan Ketahanan Diri merespons situasi tersebut, Ketua Umum KWI dalam pernyataan resminya mengultimatum agar momentum 26 Juni ini tidak terjebak dalam ruang formalitas atau rutinitas tahunan di atas kertas semata. Diperlukan manifestasi gerakan konkret dari akar rumput untuk membendung pergerakan sindikat barang terlarang tersebut. Masyarakat diajak untuk mempertebal benteng spiritualitas, meningkatkan kualitas ketahanan personal, membanjiri ruang publik dengan aktivitas positif, serta memperketat perimeter pengawasan. Ruang lingkup proteksi ini wajib diterapkan secara berlapis mulai dari klaster terkecil di lingkungan rumah tangga, institusi pendidikan, area perkantoran, hingga lingkungan sosial kemasyarakatan. "Jadikan keluarga sebagai garda depan sekaligus benteng pertahanan paling awal. Kita harus bahu-bahu menciptakan ekosistem hidup yang bersih, aman, kondusif, dan steril dari segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang," tegasnya dalam taklimat yang dirilis di Surabaya. Menutup penyampaiannya, tokoh agama tersebut menyerukan gerakan kolektif bagi seluruh komponen bangsa untuk merapatkan barisan. Bersatu dalam satu frekuensi: menegakkan komitmen tanpa kompromi, menggaungkan penolakan mutlak terhadap narkoba, mengadopsi pola hidup sehat, serta mengawal masa depan Indonesia yang bersih dari narkotika demi generasi yang akan datang. (Memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia)

    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Momentum Hari Anti Narkoba Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juni menjadi alarm keras bagi seluruh el... Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T11:40:31Z
    Pores Malang Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Ampelgading

    Pores Malang Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Ampelgading

    MALANG, INFOJALANAN.INFO - Peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang kembali diungkap Satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim. Atas p... Kamis, 16 April 2026, April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-15T23:16:28Z
    NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika “The Doctor” di Malaysia, Segera Dipulangkan ke Indonesia

    NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika “The Doctor” di Malaysia, Segera Dipulangkan ke Indonesia

    Jakarta, Infojalanan.info – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT ... Selasa, 07 April 2026, April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T15:33:05Z
    SINERGI BNN DAN KEMENDIKDASMEN HADIRKAN INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA

    SINERGI BNN DAN KEMENDIKDASMEN HADIRKAN INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA

    Surabaya,InfoJalanan.Info- Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Int... Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T14:34:17Z
    Razia Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, BNNP Jatim Dapati Empat Sopir Konsumsi Sabu

    Razia Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, BNNP Jatim Dapati Empat Sopir Konsumsi Sabu

    Surabaya, infojalanan.info - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggelar razia terpadu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak,... Kamis, 25 Desember 2025, Desember 25, 2025 WIB Last Updated 2025-12-25T01:37:10Z