PALANGKA RAYA, INFOJALANAN.INFO— Dalam kehangatan iman dan keyakinan umat Muslim, kami memperingati kelahiran Nabi Besar Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, teladan kebenaran, keadilan, dan persaudaraan sejati. Semangat beliau — Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah — wajib menjadi fondasi moral dan karakter bagi seluruh pemuda Kalimantan Tengah.
Pemuda Kalteng wajib nasionalisme. Kita lah tuan rumah di tanah sendiri!
Kita berdiri di bumi sendiri, di tanah leluhur yang telah dijaga dengan keringat dan pengorbanan para pendahulu. Kita adalah pemilik sah tanah ini — maka kitalah yang harus menjaga, membangun, dan memimpin. Nasionalisme bukan sekadar kata-kata atau seremonial belaka — itu kewajiban, itu harga diri, itu bukti cinta kita kepada tanah kelahiran.
Iman kepada Allah SWT, cinta kepada Rasulullah SAW, dan kesetiaan kepada Pancasila adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Semakin kuat iman kita, semakin teguh langkah kita menjadi tuan rumah yang adil, bijaksana, dan bertanggung jawab di rumah kita sendiri.
Jangan menunggu orang lain untuk berbuat. Kitalah yang pertama mengabdi kepada masyarakat. Kitalah yang pertama menjaga persatuan di tengah keberagaman suku dan adat. Kitalah yang pertama menegakkan keadilan di bumi Kalteng ini. Karena di Kalimantan Tengah — kita tuan rumah, bukan tamu! Kita yang berhak menentukan arah, kita yang berkewajiban memajukan tanah air kita sendiri!
Mari kita padukan ketakwaan dengan semangat membangun, padukan kasih sayang kepada Nabi dengan kasih sayang kepada sesama anak bangsa. Jadikan kita pemuda yang beriman, berakhlak, dan berjiwa besar — memimpin rumah sendiri dengan penuh tanggung jawab.
Shallallahu 'ala Muhammad, shallallahu 'alaihi wa sallam — Pemuda Kalteng! Bangkit, Bersatu, Berjuang! Kita Tuan Rumah di Tanah Sendiri! Pancasila Abadi!
(Anel osmna)


