• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    SIM PKK : Mengubah Data Dasa Wisma Menjadi Kekuatan untuk Pelayanan Publik

    Senin, 24 Agustus 2026, Agustus 24, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T10:04:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Oleh : Jati Puspita Rini, SAP., M.Tr.Ap

    (Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Cibeunying Kidul)


    BANDUNG, INFOJALANAN.INFO — Transformasi digital kini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis data. Di tengah kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat, PKK hadir dengan inovasi melalui Sistem Informasi Manajemen PKK (SIM PKK) berbasis Data Dasa Wisma.

     

    Dasa Wisma merupakan ujung tombak pendataan keluarga di tingkat masyarakat. Dari tangan para kader, berbagai informasi tentang keluarga—mulai dari kependudukan, kesehatan, pendidikan, ekonomi hingga kondisi sosial—dihimpun dan diperbarui secara berkala.

     

    Namun, pengelolaan data secara manual masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterlambatan pembaruan, duplikasi, perbedaan data antarinstansi, hingga sulitnya melakukan rekapitulasi dan analisis.

     

    SIM PKK hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

     

    Melalui digitalisasi, data Dasa Wisma tidak lagi sekadar menjadi arsip administrasi, tetapi berkembang menjadi Rumah Data Digital Keluarga—sebuah ekosistem informasi yang memungkinkan data dikumpulkan, diverifikasi, diperbarui, dan disajikan secara lebih cepat dan terintegrasi.

     

    Khusus di Kota Bandung, dinamika mobilitas masyarakat membuat perbedaan antara domisili administratif dan domisili faktual menjadi tantangan tersendiri. Data kependudukan, data Dasa Wisma, data kesehatan, maupun data sektoral lainnya dapat memiliki perbedaan karena memiliki cakupan, definisi, dan tujuan penggunaan yang berbeda.

     

    Di sinilah SIM PKK memiliki peran strategis sebagai data hub yang mempertemukan berbagai informasi tersebut. Melalui verifikasi dan pemutakhiran berbasis kondisi nyata di lapangan, perbedaan data dapat diidentifikasi dan direkonsiliasi secara berkala.

     

    Dengan data yang semakin akurat dan mutakhir, pemerintah dapat merancang program secara lebih tepat sasaran—mulai dari penanganan stunting, kesehatan keluarga, pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

     

    Dari Dasa Wisma, lahir data. Dari data, lahir kebijakan. Dan dari kebijakan yang tepat, lahir pelayanan publik yang lebih baik.

     

    SIM PKK menjadi langkah nyata untuk membangun tata kelola keluarga yang modern, kolaboratif, dan berbasis data, sekaligus memperkuat sinergi antara PKK, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang benar-benar berangkat dari kebutuhan warga.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini