• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Festival Joko Dolog Surabaya 2026 Ditutup dengan Doa Lintas Agama, Simbol Harmoni Budaya dan Persatuan

    Redaksi
    Jumat, 03 Juli 2026, Juli 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T01:19:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Surabaya, infojalanan.info — 


    Suasana penuh khidmat menyelimuti kawasan Cagar Budaya Arca Joko Dolog saat Doa Bersama Lintas Agama menjadi penutup sekaligus puncak pelaksanaan Festival Joko Dolog Surabaya 2026. Kegiatan yang berlangsung di RW 02, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya ini menjadi momentum memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, serta pelestarian budaya yang diwariskan para leluhur.


    Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan oleh tokoh-tokoh lintas agama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang damai, sejahtera, serta penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.


    Memasuki malam hari, kemeriahan festival ditutup melalui Pagelaran Wayang Kulit oleh Ki Dalang Suwito Sei Mudo Darsono dengan lakon "Wahyu Ponco Mulyo". Kisah tersebut menyampaikan pesan tentang pentingnya kepemimpinan yang bijaksana, keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan sebagai cita-cita bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

    Festival Joko Dolog Surabaya 2026 berlangsung selama dua hari dua malam dengan menghadirkan beragam kegiatan budaya dan spiritual, mulai dari Ruwatan Massal, Talk Show Kebudayaan, Live Music Abdi Dalem Band, Kesenian Jaranan, Semedi Bersama 99 Orang, Kirab Budaya, Tari Remo, Doa Bersama Lintas Agama, hingga Pagelaran Wayang Kulit. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bentuk nyata komitmen dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Nusantara.


    Ketua Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog sekaligus Ketua Panitia, Khoirul Anam, S.H., menyampaikan bahwa Festival Joko Dolog merupakan agenda budaya tahunan yang diselenggarakan setiap Bulan Suro. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa dan nilai-nilai gotong royong.


    Romo Arif bersama Mbah Sugianto selaku Juru Kunci Cagar Budaya Arca Joko Dolog juga mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan festival tahun ini. Mereka berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mengunjungi Cagar Budaya Arca Joko Dolog sebagai salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai budaya, spiritual, dan sejarah penting bagi Kota Surabaya.

    Melalui penyelenggaraan Festival Joko Dolog Surabaya 2026, panitia berharap semangat pelestarian budaya, toleransi antarumat beragama, dan penghormatan terhadap warisan leluhur terus tumbuh di tengah masyarakat. Festival ini diharapkan dapat menjadi agenda budaya tahunan yang semakin berkualitas, semakin semarak, serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan budaya dan pariwisata Kota Surabaya.


    Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta menjaga persatuan masyarakat Indonesia dan kelestarian budaya bangsa sepanjang masa.


    (Teguh)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini