Palangka Raya, Infojalanan.info – Dalam semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Advokat Anel Haddad dari Kantor Hukum JL & PARTNERS mengajak seluruh pemuda Muslim di Kalimantan maupun seluruh Indonesia menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk memperkuat iman sekaligus menempatkan semangat nasionalisme di garis terdepan.
Menurutnya, perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah bukan sekadar kisah perpindahan tempat, melainkan fondasi persatuan dan pembangunan masyarakat yang beradab. Nilai‑nilai inilah yang sangat relevan diterapkan pemuda saat ini di tengah keberagaman bangsa.
“Tahun Baru Islam mengingatkan kita untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama. Sebagai pemuda Muslim, kita tidak boleh terkotak‑kotak, melainkan harus menjadi perekat persatuan. Nasionalisme adalah wujud nyata pengamalan ajaran agama: mencintai tanah air, menjaga persaudaraan, dan memajukan kesejahteraan bersama,” tegas Adv. Anel Haddad.
Ia menambahkan, pemuda memegang peran kunci dalam menjaga keutuhan NKRI. Di tengah arus informasi yang cepat dan beragam tantangan, pemuda dituntut menjadi pelopor toleransi, menolak perpecahan, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan.
“Agama mengajarkan kasih sayang, negara mengajarkan persatuan. Keduanya berjalan beriringan. Jangan biarkan perbedaan menjauhkan kita, justru jadikan kekayaan budaya dan keyakinan ini sebagai kekuatan besar bangsa Indonesia,” lanjutnya.
Di penghujung pernyataannya, Adv. Anel Haddad mendoakan agar tahun baru Islam ini membawa berkah, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Ia juga mengajak pemuda untuk terus berinovasi dan berkarya membangun daerah demi kejayaan agama dan negara.
(Anel Osman)


