Infojalanan.info
– Usia belia tak menghalangi langkah Fajar Alamri untuk mencicipi atmosfer turnamen biliar internasional. Bocah lima tahun asal Tolitoli, Sulawesi Tengah, itu menjadi salah satu peserta termuda dalam ajang Carabao Junior Open yang digelar di kawasan NICE Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang, pada 4–8 Februari 2026.
Di antara para peserta yang rata-rata berusia lebih matang, Fajar tampil percaya diri meski tinggi badannya belum sebanding dengan meja biliar standar turnamen. Ia harus menggunakan papan pijakan setiap kali mengambil ancang-ancang untuk memukul bola putih, pemandangan yang mengundang decak kagum penonton.
Aksi Fajar tak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Melalui media sosialnya, Erick memuji keberanian dan semangat Fajar yang sudah berani tampil di panggung internasional pada usia sangat muda, sembari mendorongnya untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan.
Dalam pertandingan, Fajar harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah tipis 3-4 dari sesama peserta Indonesia. Seusai laga, ia tampak menangis di pelukan sang ayah—sebuah momen yang memperlihatkan bagaimana ia mulai belajar memahami arti kekalahan dalam kompetisi.
Meski langkahnya terhenti lebih awal, partisipasi Fajar dinilai sebagai pengalaman berharga. Keikutsertaannya menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga bisa dimulai sejak usia dini, dengan dukungan keluarga sebagai fondasi utama.
Ke depan, Fajar diharapkan terus mendapatkan pendampingan dan kesempatan bertanding agar bakatnya berkembang secara optimal. Semangat dan keberaniannya di usia lima tahun menjadi inspirasi bahwa mimpi besar bisa dimulai dari langkah kecil di atas meja biliar.
(Yan)
