Surabaya, infojalanan.info -
Praktik prostitusi yang berkedok layanan spa di duga semakin merajalela di kota surabaya, Sapura meminta Pemerintah kota surabaya jangan diam saja
Mirisnya, keberadaan mereka terkesan di legalkan, dan di sinyalir jadi tabungan berjalan bagi pemerintah dan aparat setempat,
Masyarakat merasa resah dengan maraknya prostitusi berkededok spa masaage, hal ini di soroti sahabat pemuda surabaya,
Musawwi Ketua sahabat Pemuda surabaya SAPURA Menyampaikan berdasarakan data hasil Ivestigasi kami Bahwa dugaan lima Lokasi yang terindentifikasi usaha layanan prostitusi berkedok Spa masege Antara lain, MR Spa, Ruko satelit Town sguear D7/10 sukomanunggal.
Gentelmen'spa central ruko RMI jalan ngagel jaya selatan no. 10 gubeng.
Vixen Spa & masege Jl Jemur sari no. 35 komplek ruko Holan Bakery Jemursari.
Santika Masege dan DK masege yang berada di ruko darmo pack 1 sawahan
Di duga terang terangan menawarkan prostitusi berkedok spa Masege, Modusnya ada yang terang terangan di lokasi, juga ada terang terangan yang lewat media sosial dengan mengirimkan foto foto dengan berpenampilan sexy, Tarif yang di berlakukaan, Rp300,000 Rp600,000, Rp935.000 sampai jutaan Rupiah, dengan sistem " Muchikari" dan mendapatkan Maseege dan plu plus
Ini mengindikasikan ternyata MR Spa, Gentelmen'spa, Vixen spa & Maseege, santika masege, DK masege, adalah prostitusi terselubung yang berkedok spa maseege.
Praktik ini di duga melanggar Perda Kota surabaya Nomor 7 Tahun 1999 tentang Larangan Menggunakan Bangunan/Tempat untuk Perbuatan Asusila serta Pemikatan untuk Melakukan Perbuatan Asusila. Selain itu, ada juga Perda Kota Surabaya No. 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang mengatur tentang ketertiban umum, termasuk larangan praktik prostitusi.
Oleh sebab Itu Fakta dan data yang kami miliki, Meminta kepada Walikota Surabaya, Satpol pp kota surabaya, Dinas parawisata kota surabaya, Kapolrestabes Kota surabaya, dan Komisi B DPRD kota surabaya untuk menindak tegas permasalahan ini dan menutup praktik praktik tersebut, agar surabaya bebas dari prostitusi karena hal tersebut dalam jangka panjang akan merusak sistem moral masyarakat yang ada di kota surabaya
Maka hal ini harus di tindak tegas.
Apabila Hal ini di biarin dan tidak di tindak tegas jangan salahkan kami, kalo kami sahabat pemuda surabaya turun aksi demo besar besaran untuk menutup praktik praktik terselubung yang berkedok spa masege tersebut
Sebab tujuan kami ingin membebaskan surabaya, dari prostitusi terselubung yang pernah di bersihkan oleh pemerintah kota surabaya.
(Gafur)


