• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Semester I 2026, TTL Group Catat 1,47 Juta TEUs dan Perluas Layanan Internasional

    Redaksi
    Kamis, 23 Juli 2026, Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-22T23:13:13Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO -


    Info jalanan SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) Group mencatat kinerja positif sepanjang Semester I 2026 dengan membukukan arus peti kemas sebanyak 1.474.492 TEUs. Capaian tersebut tumbuh 13,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.301.402 TEUs.


    Pertumbuhan tersebut memperkuat kontribusi TTL Group dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional.


    Perusahaan juga terus memperluas layanan internasional untuk memperkuat konektivitas maritim dan meningkatkan daya saing sektor logistik Indonesia.


    Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan kinerja TTL Group berasal dari peningkatan arus peti kemas internasional. 


    Arus peti kemas internasional tercatat meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan Semester I 2025.


    TPK Teluk Lamong memperluas layanan internasional melalui strategi pengembangan jaringan pelayaran. Upaya tersebut meningkatkan intensitas kunjungan kapal internasional atau vessel call hingga mencapai 255 call pada Semester I 2026.


    Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan 160 call pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, kunjungan kapal internasional tumbuh hampir 60 persen.


    Peningkatan layanan internasional tersebut turut memperkuat konektivitas jaringan logistik global. Perusahaan juga meningkatkan nilai tambah bagi pengguna jasa melalui layanan terminal yang semakin terintegrasi dan kompetitif.


    Selain TPK Teluk Lamong, TPK Nilam turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kinerja TTL Group. TPK Nilam mencatat pertumbuhan throughput sebesar 21,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


    TPK Nilam meningkatkan efisiensi pelayanan kapal melalui penerapan Express Anchorage Zone Service (EAZI). PT Terminal Teluk Lamong menjalankan program tersebut bersama KSOP Utama Tanjung Perak untuk mengoptimalkan pengelolaan Zona Labuh 2 Surabaya.


    Program EAZI membantu meningkatkan aktivitas kapal di TPK Nilam. Jumlah vessel call TPK Nilam naik dari 383 call pada Semester I 2025 menjadi 399 call pada Semester I 2026.


    Peningkatan aktivitas kapal tersebut turut mendorong pertumbuhan arus peti kemas di TPK Nilam. Sinergi antara PT Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak juga meningkatkan efisiensi pelayanan kepelabuhanan.


    Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan capaian Semester I 2026 menunjukkan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan. 


    Ia juga menyebut kolaborasi dengan pemangku kepentingan dan meningkatnya kepercayaan pelanggan turut mendorong pertumbuhan perusahaan.


    "Pertumbuhan sektor logistik nasional sepanjang Semester I 2026 menjadi katalis positif bagi aktivitas kepelabuhanan. 


    Kami akan terus mengakselerasi transformasi perusahaan melalui pemanfaatan teknologi digital, peningkatan produktivitas operasional, serta penguatan kualitas layanan agar semakin andal, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pelanggan," ujar David.


    David menegaskan TTL Group akan terus memperluas konektivitas maritim untuk mendukung kelancaran distribusi logistik nasional. Perusahaan juga berupaya memperkuat daya saing Indonesia melalui layanan kepelabuhanan yang semakin efisien dan terintegrasi.


    Memasuki Semester II 2026, TTL Group menyiapkan sejumlah strategi untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja.


    Perusahaan akan meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan layanan berbasis digital, mengembangkan jaringan layanan, dan memperluas konektivitas maritim.


    TTL Group juga akan melanjutkan implementasi program EAZI di TPK Berlian. Perusahaan berharap program tersebut dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kapal dan memberikan dampak positif terhadap produktivitas terminal.


    Melalui implementasi EAZI di TPK Berlian, TTL Group menargetkan percepatan pelayanan kapal, peningkatan produktivitas operasional, serta penguatan daya saing layanan terminal.

    Dengan kinerja positif sepanjang Semester I 2026, TTL Group optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan.


    Perusahaan berkomitmen terus memperkuat posisinya sebagai operator terminal peti kemas modern, efisien, dan berkelanjutan.


    TTL Group juga akan terus memanfaatkan teknologi digital dan memperluas konektivitas maritim untuk mendukung kelancaran rantai pasok.


    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat sistem logistik nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.


    (Ridwan)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini