• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    287 Sekolah Masih Tanpa Kepala Definitif, DPRD Desak Pemkab Sumenep Bertindak Cepat Selamatkan Pendidikan

    Jumat, 24 Juli 2026, Juli 24, 2026 WIB Last Updated 2026-07-24T05:55:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     SUMENEP, Infojalanan.info

     – Kekosongan 287 jabatan kepala sekolah definitif di Kabupaten Sumenep kembali menuai sorotan. Komisi IV DPRD Sumenep menilai kondisi tersebut tidak boleh terus berlarut karena berpotensi menghambat peningkatan mutu pendidikan, efektivitas tata kelola sekolah, serta pelaksanaan berbagai program strategis di lingkungan satuan pendidikan.


    Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, K. Sami'oeddin, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep harus menjadikan pengisian kepala sekolah definitif sebagai agenda yang mendesak. Menurutnya, sekolah membutuhkan pemimpin yang memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan demi kemajuan lembaga pendidikan.


    "Kami meminta pemerintah daerah segera mempercepat proses pengangkatan kepala sekolah definitif. Jangan sampai sekolah terlalu lama dipimpin pelaksana tugas karena akan berdampak pada efektivitas tata kelola dan pelayanan pendidikan," ujar K. Sami'oeddin.


    Ia menilai, keberadaan pelaksana tugas memang menjadi solusi sementara. Namun apabila berlangsung terlalu lama, kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat penyusunan kebijakan, pengembangan program sekolah, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta didik.


    Menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan kepastian kepemimpinan agar setiap sekolah mampu menjalankan program secara optimal. Terlebih, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, membina tenaga pendidik, mengelola anggaran, serta mewujudkan target pembangunan pendidikan daerah.


    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, menjelaskan bahwa kebutuhan kepala sekolah definitif saat ini masih mencapai 287 orang, terdiri atas 280 kepala SD dan tujuh kepala SMP.


    Ia mengatakan proses seleksi telah berjalan sesuai ketentuan. Dari sekitar 1.300 ASN yang menerima informasi seleksi, sebanyak 247 orang telah mendaftarkan diri sebagai calon kepala sekolah. Namun hasil seleksi tahap pertama belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan sehingga masih terdapat 65 jabatan kepala SD yang akan diisi melalui seleksi lanjutan.


    Untuk sementara, jabatan yang belum terisi akan dipimpin oleh pelaksana tugas agar aktivitas sekolah tetap berjalan. Meski demikian, DPRD berharap proses seleksi tahap berikutnya dapat dipercepat sehingga seluruh sekolah segera memiliki kepala sekolah definitif.


    Berbagai kalangan berharap persoalan ini segera dituntaskan. Kepemimpinan yang definitif dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang profesional, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan generasi muda Sumenep memperoleh layanan pendidikan yang semakin baik. Penyelesaian kekosongan jabatan kepala sekolah bukan sekadar urusan administrasi, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan Kabupaten Sumenep.

    (Yan) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini