• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Surabaya Sikat Kejahatan Jalanan: Polrestabes Ungkap 163 Kasus dan Amankan 192 Tersangka

    Rabu, 03 Juni 2026, Juni 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T10:13:25Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menujukkan komitmennya dalam menjaga keamanan kota melalui pengungkapan besar-besaran kasus tindak pidana kejahatan jalanan. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, Korps Bhayangkara berhasil mengungkap sedikitnya 163 kasus kriminalitas dan mengamankan 192 orang tersangka.


    Keberhasilan ini dipaparkan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistyawan, S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Kasat Reskrim AKBP Edy Herwiyanto, S.H., M.Kn., serta Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Hadi, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (03/06/2026).


    "Kami telah menurunkan tim khusus yang bergerak secara preventif melalui patroli intensif, serta langkah represif penegakan hukum yang tegas terhadap kasus-kasus kejahatan jalanan di Kota Surabaya," tegas Kombes Pol. Luthfie Sulistyawan.


    Rincian kasus dan komitmen berantas penadah dari total 163 kasus yang digulung oleh petugas, mayoritas didominasi oleh kasus kejahatan konvensional 3C (Curas, Curat, Curanmor). Berikut adalah rincian peta kriminalitas yang berhasil diungkap:

    • Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor): 97 kasus (108 tersangka termasuk penadah)
    • Pencurian dengan Kekerasan (Curas): 15 kasus (16 tersangka)
    • Premanisme & Gangster: 37 kasus (54 tersangka)
    • Kepemilikan Senjata Tajam: 9 kasus (9 tersangka)
    • Penganiayaan Berat: 2 kasus (2 tersangka)
    • Pembunuhan: 1 kasus (2 tersangka)

    Selain mengamankan para eksekutor lapangan, polisi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi jaringan hilir kejahatan ini. "Kami tidak hanya menangkap pelaku curanmor, tetapi juga memburu para penadah. Fokus kami adalah menemukan kembali kendaraan korban agar bisa segera dikembalikan kepada pemiliknya," tambah Kapolrestabes.


    Dari hasil operasi ini, polisi menyita 89 unit sepeda motor dan 2 unit mobil. Menariknya, sebanyak 21 unit sepeda motor yang telah teridentifikasi akan langsung dikembalikan kepada pemilik sahnya tanpa dipungut biaya sepeser pun.


    Sikat jaringan gangster dan aksi viral wiyung dalam rilis tersebut, Polrestabes Surabaya juga menyoroti dua kasus menonjol yang melibatkan kelompok pemuda dan gangster bermotor:

    1. Tragedi Pengeroyokan Mulyosari: Aksi brutal kelompok pemuda di bawah pengaruh miras yang menganiaya dua pedagang di Jalan Mulyosari pada Minggu (31/05/2026). Lima pelaku berinisial EH (23), YB (25), AMF (21), BTW (26), dan IB (20) berhasil diringkus.
    2. Penganiayaan Mahasiswa Riset di Ketintang: Pengeroyokan terhadap tiga mahasiswa yang sedang melakukan riset kendaraan hemat energi. Korban diserang setelah menegur gerombolan motor yang membuat percikan api dari standar motornya. Tiga pelaku (MR, RA, dan AB) kini telah mendekam di sel tahanan.

    Tak kalah mentereng, Unit Reskrim juga berhasil mematahkan sepak terjang komplotan pencuri motor berhelm merah yang sempat viral di wilayah Wiyung. Beraksi di 5 TKP lintas wilayah (Dharma Permai, Wiyung, Darmo Park, Sukomanunggal, dan Langgar Santri), tiga pelaku terpaksa dihadiahi tindakan tegas terukur (tembakan) karena mencoba melawan petugas saat digerebek di rumah kos kawasan Margomulyo.


    Bentuk Unit Khusus Kualifikasi Brimob
    Mengantisipasi maraknya aksi gangster yang meresahkan ketertiban umum, Polrestabes Surabaya kini mengambil langkah taktis dengan membentuk unit patroli khusus.


    "Kami sudah membentuk unit khusus beranggotakan 23 personel berkualifikasi Brimob yang akan bergerak menyisir jalanan setiap hari. Saya ingatkan kepada kelompok gangster, geng motor, dan pelaku kejahatan jalanan: Berhenti sekarang juga. Kami akan bertindak keras, tegas, dan terukur jika Anda nekat membahayakan keselamatan warga Surabaya," pungkas Kombes Pol. Luthfie dengan nada tegas.


    (Pramuja)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini