• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Rawat Tradisi, Warga Tuwowo Gelar Sedekah Bumi dan Wayangan Bersama Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono

    Sabtu, 27 Juni 2026, Juni 27, 2026 WIB Last Updated 2026-06-27T13:37:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Alunan gending Jawa dan gemuruh tepuk tangan warga menggema di kawasan Tuwowo I, RW 04, Kelurahan Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Ribuan warga tumpah ruah memadati area dalam rangka memperingati tradisi tahunan Bersih Desa dan Sedekah Bumi yang puncaknya dimeriahkan oleh pergelaran seni budaya Wayang Kulit.


    Acara yang sakral sekaligus meriah ini terasa kian istimewa dengan kehadiran Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus politisi senior Fraksi PDI Perjuangan, Baktiono, B.A., S.S. Kehadiran tokoh yang dikenal merakyat ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat, pengurus RW/RT, serta ratusan warga yang ingin bersilaturahmi langsung.


    Wujud Syukur dan Penguat Gotong Royong kepada warga untuk sedekah bumi di Tuwowo I ini diawali dengan prosesi tumpengan sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki, keselamatan, dan kerukunan yang dinikmati warga sepanjang tahun. Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada konsistensi warga RW 04 Tuwowo yang terus memelihara warisan leluhur di tengah gempuran modernisasi kota.


    "Sedekah bumi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah simbol gotong royong, perekat sosial, dan wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di era digital seperti sekarang, kerukunan warga Tuwowo yang guyub rukun merawat budaya Nusantara ini sangat luar biasa dan harus terus kita dukung," ujar Baktiono yang disambut riuh tepuk tangan warga.


    Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal seperti wayang kulit merupakan bagian dari kepribadian berbudaya bangsa, sejalan dengan konsep Trisakti Bung Karno. Ia berkomitmen akan terus mengawal kebijakan kota agar ruang-ruang budaya di perkampungan Surabaya tetap mendapat perhatian dan perlindungan penuh.


    Wayang Kulit: Tontonan Sekaligus Tuntunan

    Setelah prosesi simbolis pemotongan tumpeng, acara dilanjutkan dengan pergelaran Wayang Kulit semalam suntuk. Warga dari berbagai usia—mulai dari anak-anak hingga lansia—tampak antusias duduk lesehan menikmati jalinan cerita yang dibawakan oleh sang dalang. Bagi warga Tuwowo, pergelaran wayang ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan (tontonan), tetapi juga media edukasi moral (tuntunan) hidup bermasyarakat.


    Ketua RW 04 Tuwowo mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan dukungan moral yang selalu diberikan oleh Baktiono kepada warga di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat di tengah acara adat membuat warga merasa didengar dan dihargai.


    Acara Bersih Desa dan Sedekah Bumi ini berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan hingga dini hari, sekaligus menjadi penanda komitmen warga Tuwowo untuk tetap menjaga lingkungan yang bersih, aman, dan berbudaya.


    (P.B)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini