• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lestarikan Tradisi, Warga Tuwowo Surabaya Gelar Sedekah Bumi dan Wayang Kulit Diadiri Tokoh Lintas Sektor

    Sabtu, 27 Juni 2026, Juni 27, 2026 WIB Last Updated 2026-06-27T14:14:13Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Alunan gending Jawa dan riuh rendah rasa syukur menggema di kawasan Tuwowo I, RW 04, Kelurahan Kapasmadya Baru, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Warga setempat menggelar prosesi adat Bersih Desa dan Sedekah Bumi yang puncaknya dimeriahkan oleh pergelaran kesenian tradisional wayang kulit.


    Agenda tahunan yang sarat akan makna ucapan syukur atas berkah bumi ini terasa semakin istimewa. Pasalnya, acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran legislatif DPRD Kota Surabaya, pejabat struktural wilayah, hingga perwakilan dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya.

    Wujud Syukur dan Penguat Gotong Royong dengan sambutan kepada Lurah Kapasmadya Baru yang menjabat, Krisna Dwi Haryadi, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas keguyuban warga RW 04 Tuwowo I. Menurutnya, sedekah bumi bukan sekadar ritual seremonial, melainkan benteng pertahanan budaya sekaligus momentum mempererat silaturahmi antarwarga.


    "Sebagai lurah baru, saya sangat bangga melihat warisan leluhur ini dijaga dengan begitu khidmat oleh warga Tuwowo. Ini adalah wujud gotong royong yang nyata, di mana seluruh elemen masyarakat melebur menjadi satu untuk mengucap syukur dan memanjatkan doa keselamatan bagi kampung kita," ujar Krisna Dwi Haryadi, S.E.


    Apresiasi senada juga datang dari perwakilan Disbudporapar Kota Surabaya yang hadir. Pihak dinas menegaskan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi lokal seperti ini, mengingat pergelaran wayang kulit dalam sedekah bumi merupakan bagian penting dari pemajuan kebudayaan sekaligus daya tarik wisata berbasis kearifan lokal di Kota Pahlawan.


    Dukungan Legislatif untuk Kebudayaan Lokal untuk meriahan acara semakin lengkap dengan hadirnya Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya oleh Yusuf sekaligus Ketua Fraksi PDI-P DPRD Surabaya, Baktiono, B.A., S.S. Kehadiran politisi senior ini disambut hangat oleh warga yang telah berkumpul sejak sore hari.


    Baktiono menegaskan bahwa legislatif akan selalu mengawal dan memastikan ruang-ruang kebudayaan di perkampungan Surabaya mendapatkan perhatian, baik dari segi pelestarian maupun dukungan fasilitasi.


    "Kebudayaan seperti sedekah bumi dan wayang kulit ini adalah kepribadian bangsa kita. Kami dari Fraksi PDI-P berkomitmen agar tradisi asli sekampung seperti di Tuwowo ini tidak boleh tergerus oleh zaman. Kampung-kampung di Surabaya harus tetap memiliki ruh budayanya," ungkap Baktiono di sela-sela acara.


    Prosesi sedekah bumi ditandai dengan doa bersama dan rebutan tumpeng hasil bumi oleh warga sebagai simbol pembagian berkah. Acara kemudian dilanjutkan hingga larut malam dengan pertunjukan wayang kulit yang membawa lakon sarat tuntunan hidup, menjadi hiburan segar sekaligus media edukasi budaya bagi generasi muda di wilayah Kapasmadya Baru.


    (P.B)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini