• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Menolak Tunduk pada 'Algoritma Gelap': Memaknai Ulang Hari Anti Narkoba Sedunia di Era Digital

    Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T08:27:21Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap tanggal 26 Juni sering kali diwarnai dengan pemusnahan barang bukti atau pidato seremonial. Namun, di balik riuhnya seremoni, ada perang baru yang jauh lebih senyap, lebih dekat, dan berbahaya: perang berebut ruang digital generasi muda.


    Narkoba tidak lagi hanya bertransaksi di gang-gang gelap atau kelab malam. Hari ini, zat adiktif tersebut dikemas secara estetik, dipromosikan lewat kode-kode samar di media sosial, dan diantar langsung ke depan pintu rumah layaknya paket belanja daring.


    Menembus 'Invisible Threat' (Ancaman Tak Terlihat), Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama para pegiat penggiat siber mencatat adanya lonjakan pemanfaatan platform digital—mulai dari aplikasi pesan terenkripsi hingga forum gim daring—sebagai ladang baru jeratan narkoba jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS).


    "Musuh kita sekarang tidak terlihat wajahnya, tapi dampaknya nyata di dalam kamar anak-anak kita," ujarnya dalam refleksi HANI tahun ini. "Mereka memanfaatkan algoritma untuk membidik remaja yang sedang rapuh. Ini bukan lagi sekadar masalah hukum, ini adalah pembajakan masa depan."


    Dari "War on Drugs" Menjadi "War for Mindset" jika bertahun-tahun kita akrab dengan jargon War on Drugs yang mengedepankan pendekatan hukum normatif, peringatan HANI tahun ini menjadi momentum penting untuk menggeser paradigma. Senjata utama melawan narkoba hari ini bukan lagi sekadar borgol dan jeruji besi, melainkan literasi digital dan ketahanan psikologis.


    Beberapa komunitas pemuda di berbagai daerah kini mulai membalikkan keadaan. Mereka menggunakan algoritma media sosial untuk menyebarkan "konten tandingan"—mengubah narasi keren yang sering ditempelkan pada budaya narkoba menjadi narasi tentang prestasi, kesehatan mental yang sehat, dan ruang aman tanpa zat adiktif.


    Menolak Menjadi Statistik

    Peringatan hari anti narkoba sedunia tahun ini adalah sebuah seruan aksi, bukan sekadar refleksi. Tantangannya adalah bagaimana memastikan bahwa setiap gawai di tangan anak muda tidak berubah menjadi pintu masuk menuju kehancuran.


    Langkah preventif terbaik tidak lagi datang dari ruang sidang, melainkan dari meja makan rumah—melalui dialog yang terbuka antara orang tua dan anak, serta kepedulian antarteman di ruang digital.


    Hari ini, dunia memperingati Hari Anti Narkoba. Namun bagi Indonesia, setiap hari adalah pertaruhan untuk menjaga agar satu generasi lagi tidak hilang ditelan ilusi semua.


    (Yuni)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini