• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Kecelakaan Kerja di Proyek Kejari Tanjung Perak, Seorang Pekerja Asal Tulungagung Tewas

    Sabtu, 06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T05:46:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Insiden kecelakaan kerja maut terjadi di area proyek halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Jalan Kemayoran Baru Nomor 01, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Peristiwa yang berlangsung pada Jumat (05/06/2026) siang tersebut mengakibatkan seorang pekerja bangunan dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.


    Berdasarkan data yang dihimpun, laporan insiden tersebut pertama kali diterima oleh Pusat Komando (Command Center) Kota Surabaya pada pukul 14.52 WIB. Merespons laporan warga, tim gabungan petugas darurat langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi pengerjaan proyek pada pukul 14.58 WIB dengan response time enam menit.


    Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati tubuh korban sudah dalam posisi tergeletak tidak sadarkan diri di area proyek halaman kantor kejaksaan tersebut.


    Identitas korban dan saksi kunci berdasarkan pemeriksaan awal dari tim medis di lapangan, korban diidentifikasi bernama Endik Widodo (42), seorang pekerja bangunan pria yang berasal dari Dusun Cerme, RT 02/RW 01, Kelurahan Gamping, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Korban dinyatakan telah meninggal dunia di lokasi akibat fatalitas kecelakaan kerja tersebut.


    Kronologi peristiwa maut ini pertama kali diketahui melalui kesaksian rekan kerja korban, Muhamad Ichsan (47), pria asal Jalan Pilang, Kelurahan Ketintang, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, yang saat itu berada tidak jauh dari posisi korban.


    Evakuasi dan olah TKP Tim Inafis sesaat dan setelah dipastikan meninggal dunia, tim gabungan langsung melakukan serangkaian tindakan kedaruratan dan hukum di lokasi:

    • Pemeriksaan Medis: Pengecekan kondisi fisik luar korban dilakukan secara teliti oleh Tim Gerak Cepat (TGC) Utara bersama BPBD Kota Surabaya.
    • Pengamanan Area: Lokasi sekitar proyek langsung disterilisasi oleh personel BPBD, Posko Terpadu Utara, dan jajaran Polsek Krembangan guna menjaga keaslian TKP.
    • Identifikasi: Tim Inafis Polrestabes Surabaya diterjunkan langsung untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari petunjuk serta penyebab pasti kecelakaan.
    • Evakuasi Jenazah: Proses evakuasi dilakukan bersama oleh BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya.

    Jenazah korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa menuju Kamar Jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan unit ambulans milik Dinas Sosial untuk dilakukan proses visum lebih lanjut.


    Polisi selidiki penyebab kejadian guna memastikan kejelasan fakta di lapangan, kasus kecelakaan kerja ini kini telah ditangani secara resmi oleh pihak kepolisian guna penyelidikan hukum lebih lanjut. Sejumlah petugas gabungan lintas instansi seperti BPBD Kota Surabaya, Inafis Polrestabes Surabaya, Polsek Krembangan, dan Posko Terpadu turut mengawal kasus ini di lokasi.

    Di sisi lain, pihak pengelola proyek bangunan menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi yang menimpa pekerjanya. Pihak manajemen berkomitmen penuh untuk segera memberikan seluruh bantuan dan santunan yang diperlukan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

    Kasus ini pun diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi berkala yang ketat terhadap penerapan Standard Operating Procedure (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan proyek konstruksi agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.


    (Ghofur)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini