Surabaya,infojalanan.info -
Ada jarak yang memisahkan kita, tapi tak pernah ada jeda untuk namamu di hatiku.
Setiap malam ketika langit mulai redup dan dunia terasa lebih pelan, rinduku bekerja lembur—menyebut namamu berulang-ulang seperti doa yang tak ingin selesai.
Aku merindukan caramu tertawa, yang sederhana tapi mampu merapikan hari-hariku yang berantakan.
Merindukan caramu memanggil namaku, yang terdengar biasa bagi orang lain, tapi selalu terasa istimewa di telingaku.
Kadang aku berpura-pura kuat, seolah jarak ini tak berarti apa-apa.
Namun nyatanya, ada ruang kosong di sisiku yang hanya bisa diisi oleh hadirmu.
Rindu ini bukan sekadar ingin bertemu—ia adalah keinginan untuk duduk di sampingmu, menggenggam tanganmu, dan merasa bahwa dunia, sesulit apa pun, tetap baik-baik saja selama kita bersama.pll
Jika malam ini kamu juga merasakan hal yang sama, percayalah…
di setiap detik yang berlalu, ada aku yang menunggu dengan setia.
Menunggu untuk kembali menatap matamu,
menunggu untuk kembali memelukmu,
dan menunggu untuk mengubah rindu ini menjadi temu yang paling hangat.
Karena sejauh apa pun langkah kita hari ini,
hatiku selalu pulang kepadamu.
(Badria)


