Infojalanan.info
– Kisah pasangan lanjut usia di Kota Yogyakarta menyita perhatian warganet setelah keduanya diketahui harus mengantre panjang demi mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS PBI-JK mereka. Proses reaktivasi tersebut dilakukan agar keduanya tetap bisa memperoleh layanan kesehatan gratis yang sangat dibutuhkan untuk pengobatan rutin.
Pasangan lansia itu terlihat berada di antrean Mal Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Yogyakarta sejak pagi hari. Nomor antrean yang mereka dapatkan terbilang tinggi, sehingga waktu tunggu diperkirakan berlangsung berjam-jam. Meski demikian, keduanya tetap sabar menanti giliran.
Sang suami diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru yang mengharuskannya kontrol kesehatan secara berkala. Sementara itu, sang istri menderita diabetes dan harus menjalani suntik insulin setiap hari. Kondisi tersebut membuat kepesertaan BPJS menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Untuk menghemat pengeluaran selama mengantre, keduanya membawa bekal sederhana dari rumah. Langkah itu diambil agar tidak perlu membeli makanan di luar, mengingat proses pengurusan administrasi bisa memakan waktu cukup lama.
Kisah ini pun memantik empati publik sekaligus menjadi sorotan terhadap proses reaktivasi BPJS PBI-JK. Banyak pihak berharap pelayanan administrasi dapat berjalan lebih efisien agar masyarakat, terutama lansia dan pasien dengan penyakit kronis, tidak harus menunggu terlalu lama demi mendapatkan hak layanan kesehatan mereka.
(Yan)
