Infojalanan.info
– Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di ajang AFC Futsal Asian Cup 2026 menuai banyak apresiasi, meski harus puas sebagai runner-up usai kalah dari Iran melalui adu penalti di partai final yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Kendati gagal meraih gelar juara, pencapaian Indonesia menembus partai puncak untuk pertama kalinya dinilai sebagai tonggak penting dalam sejarah futsal nasional. Penampilan konsisten sejak fase grup hingga final menunjukkan bahwa Indonesia kini layak diperhitungkan di level Asia.
Iran sendiri kembali menegaskan dominasinya dengan keluar sebagai juara, menambah koleksi trofi mereka di ajang futsal Asia.
Pengamat futsal nasional sekaligus mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Justinus Lhaksana, menilai hasil di final bukan sekadar soal kalah atau menang. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah kualitas permainan dan keberanian Indonesia bersaing dengan tim papan atas dunia.
“Indonesia itu sekarang sudah bisa bersaing dengan tim ranking lima dunia. Itu bukan kebetulan,” ujar Coach Justin dalam ulasan di kanal YouTube pribadinya, Minggu (8/2/2026).
Ia menegaskan bahwa Iran bukan lawan sembarangan. Negara tersebut merupakan kekuatan tradisional futsal Asia dan dunia, dengan sejarah panjang prestasi internasional.
Coach Justin juga menyoroti rekam jejak Iran yang kembali meraih gelar juara AFC Futsal 2026. Kemenangan tersebut menandai gelar ke-14 Iran dari total 18 kali partisipasi, sebuah catatan yang menurutnya sulit ditandingi negara lain di Asia.
“Ini bukan soal keberuntungan. Iran itu memang standar tertinggi futsal Asia. Menghadapi mereka sampai adu penalti saja sudah menunjukkan level Indonesia hari ini,” ungkapnya.
Menurut Coach Justin, dominasi Iran selama puluhan tahun justru menjadi tolok ukur yang jelas tentang seberapa jauh perkembangan Timnas Indonesia saat ini.
Lebih lanjut, Coach Justin menilai kemenangan Indonesia atas Jepang di babak semifinal sebagai momen paling krusial di turnamen tersebut. Jepang selama ini dikenal sebagai salah satu raksasa futsal Asia dengan pengalaman panjang di Piala Dunia.
“Yang luar biasa itu ketika Indonesia bisa mengalahkan Jepang. Itu tim empat kali juara Asia dan langganan Piala Dunia,” katanya.
Ia menilai keberhasilan tersebut bukan sekadar kejutan, melainkan hasil dari proses pembinaan, strategi pelatih, dan mental bertanding pemain yang semakin matang.
Dengan pencapaian di AFC Futsal 2026, Coach Justin optimistis masa depan futsal Indonesia berada di jalur yang tepat. Ia menilai Timnas kini tidak lagi sekadar menjadi peserta, tetapi sudah menjadi penantang serius di level Asia.
“Sekarang kita bukan lagi tim yang berharap lawan melakukan kesalahan. Kita sudah tim yang bisa memaksakan permainan sendiri,” pungkasnya.
Keberhasilan melangkah hingga final AFC Futsal 2026 pun menjadi sinyal kuat bahwa futsal Indonesia tengah memasuki era baru yang lebih kompetitif dan menjanjikan.
(Yan)
