• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Semedi Bernuansa Merah Putih, PSMW Refleksikan Kemerdekaan dan 100 Hari Perjalanan Paguyuban

    Redaksi
    Kamis, 20 Agustus 2026, Agustus 20, 2026 WIB Last Updated 2026-08-20T08:04:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO Suasana berbeda terlihat dalam kegiatan Semedi Rutin Paguyuban Semedi Mukti Wibawa (PSMW) yang digelar setiap Rabu di kawasan Cagar Budaya Arca Joko Dolog, Surabaya. Semedi kali ini berlangsung dengan nuansa merah putih sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.


    Atas arahan Ketua Paguyuban Semedi Mukti Wibawa, KNA Ragil H., S.Pd., S.Mw., para anggota mengenakan pakaian bernuansa merah putih. Penggunaan warna merah putih tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan sekaligus bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.


    Bagi PSMW, peringatan kemerdekaan tidak sekadar diwujudkan melalui simbol dan seremoni. Momentum tersebut dimaknai sebagai pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang yang harus terus dihargai, dijaga, serta diisi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.


    Melalui kegiatan semedi, para anggota diajak membangun ketenangan batin, meningkatkan kesadaran diri, sekaligus memperkuat tali persaudaraan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap budaya dan nilai-nilai luhur bangsa.


    100 HARI PERJALANAN PSMW


    Semangat refleksi semakin terasa karena pada 20 Agustus 2026, Paguyuban Semedi Mukti Wibawa genap berusia 100 hari sejak dibentuk pada 12 Mei 2026.


    Seratus hari perjalanan tersebut menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk melihat kembali berbagai proses yang telah dilalui. Dalam waktu yang relatif singkat, PSMW telah menjalankan berbagai kegiatan semedi, kebersamaan, pengenalan nilai budaya, serta kegiatan yang diarahkan pada pengembangan diri para anggotanya.

    Berbagai program yang telah terlaksana dengan baik menjadi modal untuk melangkah ke tahap berikutnya. Momentum 100 hari bukan sekadar penanda usia paguyuban, melainkan juga menjadi bahan evaluasi dan refleksi agar kebersamaan yang telah dibangun dapat semakin kuat.


    Ketua Paguyuban Semedi Mukti Wibawa, KNA Ragil H., S.Pd., S.Mw., mengajak seluruh anggota agar menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, menjaga kebudayaan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.


    Dengan semangat tersebut, PSMW berkomitmen melanjutkan perjalanan paguyuban dengan mengedepankan nilai Semedi, Budaya, Persaudaraan, dan Pengabdian.


    Memasuki perjalanan berikutnya, PSMW berharap kebersamaan seluruh anggota semakin solid dan mampu menjadi ruang positif untuk menjaga tradisi, menumbuhkan kesadaran, serta melestarikan nilai-nilai budaya Nusantara.


    PAGUYUBAN SEMEDI MUKTI WIBAWA

    Melestarikan Budaya, Menguatkan Persaudaraan, Menumbuhkan Kesadaran.


    (Teguh)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini