• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Terminal Teluk Lamong dan BRIN Kolaborasi Petakan Biota Laut Demi Kelestarian Ekosistem Pesisir

    Rabu, 15 Juli 2026, Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T03:18:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    INFOJALANAN.INFO – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menjalin kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memetakan keanekaragaman biota laut di kawasan perairan Teluk Lamong.


    Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pengelolaan pelabuhan yang berkelanjutan.


    Kolaborasi tersebut melibatkan Pusat Riset Sistem Biota (PRSB) BRIN yang melakukan penelitian terhadap berbagai kelompok biota laut, mulai dari plankton, makrobenthos, hingga nekton.


    Selain menghasilkan data ilmiah mengenai kondisi ekosistem perairan, kerja sama ini juga akan menghasilkan publikasi Wildlife Series 2: Biota Laut Kawasan Teluk Lamong sebagai sarana edukasi tentang kekayaan hayati pesisir.


    Sebanyak tujuh peneliti BRIN melaksanakan riset lapangan di kawasan perairan Terminal Teluk Lamong pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Selama lima hari, tim melakukan pengambilan sampel, identifikasi, dan pendataan berbagai organisme laut untuk menyusun profil keanekaragaman hayati di kawasan pelabuhan.


    Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, mengatakan bahwa kolaborasi dengan BRIN merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan lingkungan dilakukan berdasarkan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang kredibel.


    "Sebagai terminal peti kemas yang mengusung konsep Green Port, kami berkomitmen menjalankan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.


    Melalui kerja sama ini, kami ingin memperoleh data ilmiah yang komprehensif mengenai kondisi biota laut sehingga setiap kebijakan pengelolaan lingkungan memiliki dasar yang kuat," ujar Syaiful Anam.


    Menurutnya, hasil penelitian tersebut akan menjadi referensi penting bagi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas operasional pelabuhan dengan upaya pelestarian lingkungan. 


    Ia juga berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan konservasi ekosistem pesisir di Indonesia.


    Sementara itu, Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Sistem Biota BRIN, Dr. Hanung Agus Mulyadi, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa hasil observasi awal menunjukkan kondisi biota laut di kawasan perairan Terminal Teluk Lamong masih berada dalam kondisi yang baik.


    "Berdasarkan hasil observasi dan pengambilan sampel selama penelitian lapangan, secara umum kondisi biota laut di kawasan perairan PT Terminal Teluk Lamong menunjukkan indikasi yang baik.


    Keanekaragaman plankton, makrobenthos, dan nekton yang kami temukan menunjukkan bahwa ekosistem di kawasan ini masih mampu mendukung kehidupan berbagai organisme laut," jelas Hanung.


    Ia menambahkan bahwa seluruh sampel yang telah dikumpulkan akan dianalisis lebih lanjut di laboratorium untuk menghasilkan data yang lebih komprehensif.


     Hasil penelitian tersebut diharapkan menjadi referensi ilmiah dalam mendukung pengelolaan lingkungan pelabuhan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat upaya pelestarian ekosistem pesisir.


    Selain menyusun basis data ilmiah, kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, akademisi, dan para pemangku kepentingan mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati di kawasan pesisir. 


    Publikasi Wildlife Series 2: Biota Laut Kawasan Teluk Lamong diharapkan menjadi media edukasi yang mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam upaya konservasi lingkungan.


    Melalui sinergi dengan BRIN, PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi berbasis riset sebagai bagian dari penerapan konsep Green Port. 


    Perusahaan optimistis langkah tersebut akan mendukung terciptanya pelabuhan yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem pesisir. (RD1) 


    Keterangan foto: Tim peneliti BRIN melakukan riset biota laut di kawasan perairan Terminal Teluk Lamong untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini