SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Rencana pembangunan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri baru di wilayah Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, tampaknya bukan sekadar wacana di atas kertas. Hari ini, Lurah Tambak Wedi, Muchamad Yusufian, bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Surabaya terpantau turun langsung melakukan inspeksi lapangan di lokasi yang diproyeksikan menjadi area pembangunan sekolah.
Kunjungan lapangan (on the spot) ini dilakukan guna memastikan kesiapan fisik lahan, batas-batas wilayah administratif, serta aksesibilitas geografis calon sekolah agar benar-benar strategis dan aman bagi anak-anak usia sekolah di kawasan Tambak Wedi.
Sambil memegang cetak biru (blueprint) zonasi wilayah, Lurah Tambak Wedi Muchamad Yusufian tampak berdiskusi intensif dengan Kadispendik di tengah lahan terbuka. Pihaknya menegaskan bahwa pengecekan langsung ini krusial untuk mengantisipasi kendala teknis sebelum alat berat dan proses konstruksi dimulai.
"Kami sengaja langsung turun ke lapangan bersama Bapak Kadispendik agar bisa melihat realita topografi tanah dan akses jalannya secara langsung. Kami ingin memastikan bahwa lahan yang disiapkan ini clean and clear, tidak bermasalah secara hukum, dan yang paling penting mudah dijangkau oleh warga sekitar," ujar Muchamad Yusufian di lokasi peninjauan.
Mematangkan teknis dan tata ruang sekolah dalam peninjauan lapangan tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya menggarisbawahi pentingnya perencanaan tata ruang sekolah yang adaptif. Selain bangunan kelas, area yang ditinjau juga dipertimbangkan untuk ketersediaan fasilitas penunjang seperti lapangan olahraga, drainase saluran air guna mencegah genangan, serta sirkulasi kendaraan jemputan sekolah agar tidak memicu kemacetan di jalan utama Tambak Wedi.
Sinergi lapangan ini menunjukkan komitmen serius jajaran aparatur Pemkot Surabaya dalam merespons cepat keluhan warga pinggiran kota yang selama ini merindukan kehadiran sekolah negeri yang dekat dengan pemukiman mereka.
Disambut positif oleh warga sekitar kehadiran Lurah Tambak Wedi dan Kadispendik di lapangan ini pun tak pelak mengundang perhatian sekaligus apresiasi dari warga dan tokoh masyarakat setempat yang melintas. Mereka berharap proyek strategis ini bisa segera dieksekusi tanpa kendala birokrasi yang berbelit-belit.
Usai melakukan sidak dan pengukuran awal di lapangan, pihak kelurahan dan jajaran Dinas Pendidikan akan segera membawa hasil catatan lapangan ini ke tingkat dinas terkait (seperti Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang) untuk proses finalisasi desain bangunan dan penganggaran tahap berikutnya.
(Farid)
