SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya terus berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pada Rabu (24/6/2026), Satpas Colombo mempertegas penerapan pelayanan yang humanis guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi warga Kota Pahlawan yang tengah mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mentransformasikan pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel.
Kedepankan Senyum, Sapa, Salam (3S) pantauan di lokasi pada Rabu pagi menunjukkan suasana pelayanan yang tertib dan ramah. Sejak memasuki gerbang utama, pemohon SIM langsung disambut oleh petugas pemandu yang siap mengarahkan alur mekanisme pengurusan, baik untuk permohonan SIM baru maupun perpanjangan.
Penerapan budaya Senyum, Sapa, Salam (3S) menjadi garda terdepan para petugas di loket pendaftaran, ruang foto, hingga area ujian teori dan praktik. Hal ini dinilai efektif memotong stigma birokrasi yang kaku di mata masyarakat.
"Pelayanannya sekarang jauh lebih ramah dan informatif. Tadi sempat bingung alur verifikasi berkas, tapi langsung dibantu oleh petugas polwan di depan. Jadi tidak perlu bingung atau bertanya ke orang yang salah," ujar Ahmad Fauzi (34), salah satu pemohon SIM asal Sukolilo.
Transparansi Ujian dan Kemudahan Fasilitas selain aspek sikap petugas, Satpas Colombo Surabaya juga meningkatkan kemudahan dari segi fasilitas dan transparansi proses ujian:
- E-AVIS (Electronic Audio Visual Integrated System): Fasilitas ujian teori berbasis komputer yang transparan, di mana hasil ujian pemohon dapat langsung diketahui secara real-time setelah ujian selesai.
- Coaching Clinic (Bimbingan Belajar Gratis): Satpas Colombo menyediakan ruang pelatihan khusus bagi pemohon SIM yang gagal dalam ujian praktik. Warga diberikan kesempatan untuk berlatih menggunakan kendaraan uji dengan panduan langsung dari instruktur polisi secara gratis.
- Fasilitas Ramah Kelompok Rentan: Tersedianya jalur khusus, kursi roda, dan ruang tunggu prioritas bagi masyarakat lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas.
Komitmen Bersih dari Praktik Percaloan, pihak Satlantas
Polrestabes Surabaya menegaskan bahwa peningkatan sistem digitalisasi dan pelayanan humanis ini juga bertujuan untuk menutup rapat celah praktik percaloan di lingkungan Satpas.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengurus SIM secara mandiri dengan memanfaatkan aplikasi online untuk pendaftaran awal guna memangkas waktu antrean di lokasi.
Dengan adanya peningkatan pelayanan yang humanis dan modern ini, Satpas SIM Colombo Surabaya berharap tingkat kesadaran masyarakat untuk memiliki legitimasi berkendara yang sah semakin meningkat, demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Kota Surabaya.
(Yuni)
