• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Malam Sakral 1 Sura, PSMW Gelar Wungon Gati sebagai Wujud Penghayatan Budaya Jawa di Arca Joko Dolog Surabaya

    Redaksi
    Selasa, 16 Juni 2026, Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-16T09:07:07Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Menyambut datangnya Tahun Baru Jawa 1 Sura, Paguyuban Semedi Mukti Wibawa (PSMW) menggelar tradisi Wungon Gati Malam 1 Sura di kawasan Cagar Budaya Arca Joko Dolog, Surabaya, Senin Pon, 15 Juni 2026.



    Suasana khidmat dan penuh ketenangan mewarnai pelaksanaan kegiatan yang diisi dengan berbagai rangkaian tradisi, mulai dari semedi, tirakatan, mandi kembang, hingga sarasehan budaya. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur budaya Jawa serta upaya menjaga warisan spiritual peninggalan para leluhur.



    Tradisi Wungon Gati menjadi ruang untuk melakukan refleksi diri, menata batin, serta memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak memahami makna ketenangan, keselarasan, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan.

    Ketua Paguyuban Semedi Mukti Wibawa, KNA Ragil, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan Wungon Gati merupakan bagian dari komitmen paguyuban dalam menjaga keberlangsungan budaya Jawa agar tetap dikenal dan dipahami oleh generasi penerus.



    “Budaya bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang mengajarkan manusia untuk selalu menjaga keseimbangan, ketentraman, dan keharmonisan dalam kehidupan,” ujarnya.



    Sementara itu, Khoirul Anam, S.H., selaku Pembina Paguyuban Semedi Mukti Wibawa, berharap kegiatan Wungon Gati Malam 1 Sura dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang harus dijaga bersama.



    Dengan mengusung nilai Heneng – Hening – Henung, Paguyuban Semedi Mukti Wibawa berkomitmen untuk terus merawat dan melestarikan budaya Jawa sebagai warisan leluhur yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan masyarakat.


    (Redaksi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini