• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Kasus Dugaan Asusila Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Sorotan, Polisi Dalami Keterangan Sejumlah Santriwati

    Kamis, 28 Mei 2026, Mei 28, 2026 WIB Last Updated 2026-05-28T02:44:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     Pekalongan, Infojalanan.info

     – Dugaan tindak asusila yang menyeret seorang pengasuh pondok pesantren di Pekalongan, Jawa Tengah, tengah menjadi perhatian publik usai ramai diperbincangkan di media sosial.


    Sosok yang menjadi sorotan diketahui merupakan pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran berinisial AHF. Ia diduga melakukan perbuatan asusila terhadap sejumlah santriwati yang pernah belajar di lingkungan pesantren tersebut.


    Kasus ini mencuat setelah beredarnya unggahan di media sosial mengenai seorang santriwati yang disebut mengalami kehamilan secara misterius dan sempat dinarasikan “hamil karena mimpi”. Narasi tersebut kemudian memicu tanda tanya publik hingga akhirnya aparat kepolisian turun melakukan penyelidikan.


    Dalam video yang viral di media sosial, tampak suasana pondok pesantren didatangi warga dan aparat kepolisian. Terduga pelaku kemudian diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait laporan yang berkembang di masyarakat.


    Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi mengatakan pihak kepolisian saat ini telah memeriksa sejumlah korban dan saksi untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi di lingkungan pondok pesantren tersebut.


    “Sejumlah korban dengan rentang usia 17 hingga 25 tahun telah dimintai keterangan. Penyelidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya korban lain,” ujar Riki dalam keterangannya, Rabu, 27 Mei 2026.


    Polisi juga membuka ruang pengaduan bagi pihak lain yang merasa menjadi korban agar berani memberikan laporan resmi demi kepentingan proses hukum.


    Sebelum proses penangkapan dilakukan, pondok pesantren tersebut sempat didatangi sekelompok massa organisasi masyarakat yang meminta pertanggungjawaban pimpinan pondok atas dugaan perbuatan asusila terhadap para santriwati.


    Situasi di lokasi sempat memanas setelah sejumlah mantan santriwati disebut menyampaikan kesaksian mereka secara terbuka di hadapan warga dan santri lainnya. Massa meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara transparan dan tuntas.


    Salah satu juru bicara organisasi masyarakat yang datang ke lokasi mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak aduan dari mantan santriwati, meski baru sebagian yang berani melapor secara resmi kepada kepolisian.


    Kasus ini kini terus menjadi perhatian publik lantaran dinilai menyangkut perlindungan perempuan serta keamanan lingkungan pendidikan berbasis keagamaan. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan tindak pidana yang terjadi serta kemungkinan adanya tambahan korban lain.


    Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. 

    (Yan) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini