SURABAYA – Infojalanan.info
Guna meningkatkan performa redaksi dan mempererat solidaritas antaranggota, Media Info Jalanan menggelar rapat koordinasi penting. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis, mulai dari perombakan struktur organisasi Biro Surabaya hingga pembahasan jaminan sosial bagi para anggotanya.
Rapat ini menjadi momentum penting bagi Media Info Jalanan untuk menata manajerial yang lebih rapi serta menyusun langkah taktis operasional media ke depan.
1. Pembentukan Struktur Baru Biro Surabaya
Dalam upaya mengoptimalkan kinerja jurnalistik di wilayah ibu kota provinsi Jawa Timur, rapat secara resmi menyepakati pembentukan struktur organisasi untuk Kantor Biro Surabaya. Adapun susunan pejabat yang diamanahkan adalah sebagai berikut:
- Kepala Biro (Kabiro) Surabaya: Pramuja Baydillah, S.Tr.T., M.T.
- Sekretaris & Bendahara (Sekben): Sri Wahyuni Haryono
- Hubungan Masyarakat (Humas): Ach Iksan
2. Tindak Lanjut Penempatan dan Company Profile Pokja
Terkait dengan pengembangan jaringan dan penguatan profil lembaga (company profile), forum sepakat untuk melakukan tindak lanjut (follow-up) terhadap program yang sebelumnya telah diinisiasi oleh empat perwakilan anggota, yaitu Bapak Hafid, Bapak Besit, Bapak Ach Iksan, dan Bunda Sri Wahyuni. Fokus utama gerakan ini adalah optimalisasi komunikasi di wilayah Kelompok Kerja (Pokja) terkait.
3. Optimalisasi Konten Berita di Media Sosial
Menjawab tantangan digitalisasi informasi, Media Info Jalanan meluruskan arah penyebaran konten pada platform TikTok. Forum menegaskan bahwa akun media sosial tersebut difungsikan sepenuhnya untuk menyebarluaskan produk pemberitaan orisinal yang diproduksi oleh ruang redaksi Media Info Jalanan, guna menjaga kredibilitas informasi di mata publik.
4. Pengkajian Kas Bulanan dan Dana Sosial
Untuk menunjang operasional serta kepedulian antar anggota, forum tengah mengkaji penerapan iuran kas bulanan. Salah satu usulan yang masuk adalah iuran sebesar Rp 50.000 per bulan, dengan rincian:
- Rp 15.000 untuk keperluan konsumsi saat kegiatan.
- Rp 35.000 dialokasikan khusus sebagai dana sosial (santunan anggota sakit atau uang duka).
Hingga saat ini, besaran nominal dan regulasi kas ini masih dalam tahap pengkajian lebih dalam agar tidak memberatkan seluruh anggota.
5. Wacana Pembagian Parcel Lebaran Mandiri
Mengingat momen Idul Fitri yang semakin dekat, rapat juga mengkaji usulan pengadaan parcel lebaran bagi anggota. Ide yang berkembang adalah memanfaatkan akumulasi uang kas agar rekan-rekan yang belum mendapatkan parcel dari penempatan Pokja masing-masing tetap bisa merasakan apresiasi dari internal Media Info Jalanan. Usulan ini masih menunggu kesepakatan final dari seluruh anggota.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta diskusi terbuka (sharing session) untuk menampung seluruh aspirasi demi kemajuan Media Info Jalanan.
(Pramuja)
