Surabaya, infojalanan.info
Rencana kelanjutan program Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II di kawasan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, memicu kecemasan mendalam bagi warga RT 09 RW 06. Keresahan ini memuncak menyusul informasi adanya agenda penandaan rumah warga yang dijadwalkan pada Senin (23/2).
Tokoh masyarakat setempat, Sumariono, menegaskan bahwa pada prinsipnya warga mendukung program pemerintah. Namun, ia menggarisbawahi adanya persoalan krusial yang hingga kini belum mencapai kesepakatan antara warga dan tim pelaksana.
"Masyarakat bukan menolak normalisasi. Masalah mendasarnya adalah belum adanya titik temu mengenai spesifikasi lebar sungai yang akan dinormalisasi oleh tim tahap II ini," jelas Sumariono.
Lebih lanjut, Sumariono memaparkan bahwa warga RT 09 telah menetap secara turun-temurun di kawasan tersebut sejak tahun 1959. Terdapat sekitar 125 rumah yang dihuni oleh 160 Kepala Keluarga (KK) yang kini dibayangi ketakutan akan penggusuran.
Mengingat saat ini bertepatan dengan momen menjelang bulan suci Ramadhan, warga memohon kebijakan dari pihak terkait untuk menunda langkah teknis di lapangan.
"Kami berharap tim tidak melakukan penandaan dalam waktu dekat. Biarkan warga menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa harus dihantui rasa waswas," pungkasnya.
(Ach Iksan)
