Surabaya, infojalanan.info -
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Generasi Digital Indonesia (GRADASI) di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang digelar secara luring dan daring ini diikuti perwakilan GRADASI dari kabupaten/kota se-Jawa Timur, dengan menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Kadis Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, Kadis Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, serta akademisi.
Kadis Kominfo Jatim, Sherlita, menyampaikan, transformasi digital membutuhkan sinergi lintas sektor.
“Transformasi digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan kolaborasi. GRADASI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak talenta digital yang adaptif dan berdaya saing global,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menekankan pentingnya kesiapan SDM dan kerja sama berbagai pihak dalam mendukung transformasi digital.
Melalui FGD dan Rakerda ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, organisasi, dan dunia pendidikan semakin kuat dalam mendorong talenta digital Jawa Timur yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
Ketua GRADASI Jawa Timur, Kusbeni Abdulloh, menyampaikan komitmen organisasinya untuk menghubungkan potensi talenta digital daerah dengan program pemerintah. Rakerda ini disebut sebagai ajang konsolidasi organisasi sekaligus penyelarasan program kerja.
Melalui forum tersebut, GRADASI berupaya merumuskan langkah konkret dalam penguatan ekosistem digital daerah, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta menyatukan visi pengurus dan anggota dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Ketua Umum GRADASI, Upi Asmaradhana, menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam pengembangan talenta digital. Menurutnya, program GRADASI dirancang dengan pendekatan dari bawah ke atas agar sesuai dengan kebutuhan di daerah.
“Kami ingin program GRADASI benar-benar lahir dari aspirasi daerah, bukan hanya diturunkan dari pusat,”katanya.
Ia menambahkan, Jawa Timur sebagai wilayah strategis yang memiliki peran penting dalam penguatan ekosistem digital nasional.
(Saiful)


