• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Jembatan Apung Sawang Segera Difungsikan, Warga Aceh Utara Tak Lagi Bergantung pada Getek

    Senin, 16 Februari 2026, Februari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-02-16T03:01:02Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Infojalanan.info

    – Harapan warga di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, untuk kembali memiliki akses penyeberangan yang layak kian mendekati kenyataan. Jembatan apung darurat yang dibangun pascabanjir kini hampir rampung dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.


    Selama lebih dari dua bulan terakhir, warga terpaksa menggunakan perahu getek untuk menyeberangi sungai yang memisahkan Desa Sawang dengan sejumlah desa lain di sekitarnya. Selain mengangkut penumpang, getek juga menjadi satu-satunya sarana membawa sepeda motor dan kebutuhan logistik, dengan biaya penyeberangan mencapai Rp20 ribu sekali jalan.


    Pembangunan jembatan darurat ini melibatkan personel dari Yonzipur 5/ABW bersama Kodim 0103/Aceh Utara, serta didukung unsur Koramil setempat. Proses pengerjaan dilakukan di tengah tantangan medan yang tidak mudah, mengingat lebar sungai dan arus yang cukup deras.


    Komandan Yonzipur 5/ABW, Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho, menjelaskan bahwa karakter sungai di wilayah Sawang memerlukan perencanaan khusus. Selain itu, sebagian material konstruksi harus didatangkan dari luar daerah karena keterbatasan bahan di lokasi.


    Secara konstruksi, jembatan apung ini tersusun dari rangkaian drum sebagai pelampung dengan lapisan papan kayu di bagian atas sebagai lintasan utama. Meski bersifat sementara, jembatan dirancang agar dapat mengikuti kenaikan debit air saat banjir, sehingga tetap aman digunakan dalam kondisi tertentu.


    Relawan kemanusiaan yang turut memantau pembangunan menyebut jembatan tersebut sebagai solusi darurat sembari menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen oleh pemerintah.


    Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini tengah berada dalam masa transisi darurat ke pemulihan pascabanjir yang berlaku hingga akhir April 2026. Keberadaan jembatan apung diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang sempat terhambat akibat akses terputus.


    Dengan hampir selesainya pembangunan, warga Sawang kini menanti momen peresmian dan berharap mobilitas kembali normal tanpa harus bergantung pada getek yang berisiko saat arus sungai deras.

    (Yan) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini