• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota Tarik Perhatian Warga, Airnya Dipercaya Berkhasiat Meski Berisiko

    Selasa, 13 Januari 2026, Januari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T01:31:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     Infojalanan.info

    –Kemunculan lubang ambles atau sinkhole di area persawahan Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mendadak menjadi perhatian publik. Fenomena alam tersebut tak hanya mengundang rasa penasaran, tetapi juga menarik kedatangan warga dari berbagai daerah.


    Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, lokasi sinkhole kini ramai dikunjungi masyarakat dan bahkan berubah menjadi objek wisata dadakan. Meski area telah dipasang pembatas, aktivitas warga yang datang untuk melihat hingga mengambil air dari dalam lubang masih terus terjadi.


    Sejumlah pengunjung meyakini air yang keluar dari sinkhole memiliki khasiat tertentu. Tak sedikit warga yang datang dengan membawa wadah berukuran besar, mulai dari jeriken hingga galon, untuk diisi dan dibawa pulang.


    Disebutkan, sinkhole tersebut pertama kali muncul pada awal Januari 2026. Awalnya, air yang keluar tampak berwarna kecokelatan sebelum perlahan berubah menjadi biru jernih. Perubahan warna inilah yang kemudian memicu spekulasi di tengah masyarakat.


    Namun demikian, pihak berwenang telah mengingatkan agar warga tidak sembarangan mengonsumsi air dari sinkhole tersebut. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa air tersebut belum melalui uji laboratorium dan berpotensi mengandung bakteri, logam berat, maupun zat berbahaya lainnya.


    Selain risiko kesehatan, keberadaan sinkhole juga dinilai berbahaya secara fisik. Beberapa warganet di media sosial menyuarakan kekhawatiran akan potensi amblesan susulan jika area tersebut terus dipadati pengunjung.


    Fenomena sinkhole sendiri merupakan proses geologi alami yang terjadi akibat pengikisan batuan di bawah permukaan tanah. Umumnya, lubang ambles muncul di wilayah yang memiliki lapisan batuan mudah larut seperti kapur atau dolomit.


    Dalam prosesnya, air hujan yang meresap ke dalam tanah secara perlahan melarutkan batuan dasar, membentuk rongga bawah tanah. Ketika rongga tersebut tidak lagi mampu menopang lapisan di atasnya, tanah pun runtuh dan membentuk sinkhole.


    Faktor cuaca ekstrem, baik hujan deras maupun kekeringan panjang, dapat mempercepat proses terbentuknya sinkhole. Selain itu, aktivitas manusia seperti eksploitasi air tanah berlebihan dan pembangunan konstruksi juga berpotensi meningkatkan risiko kemunculan lubang ambles.


    Pakar mengingatkan, fenomena sinkhole tidak boleh dianggap sepele. Selain membahayakan keselamatan, kondisi tersebut memerlukan kajian geologi mendalam guna mencegah risiko lanjutan bagi warga sekitar.

    Pewarta : Yanto

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini