• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Perkuat P4GN, ANTRAK dan Bakesbangpol Lumajang Siapkan Edukasi Antinarkoba di Sekolah dan Kampus

    Selasa, 27 Oktober 2026, Oktober 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T10:18:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    LUMAJANG — Lembaga Anti Narkotika dan Rehabilitasi Narkoba (ANTRAK) melakukan konsolidasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lumajang guna memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas sosialisasi bahaya narkoba, khususnya di kalangan generasi muda, mulai dari pelajar SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa.


    Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda agar mampu menolak berbagai bentuk ajakan yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.


    Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lumajang, Agus Setiawan, S.P., M.Si., menyatakan dukungan terhadap upaya ANTRAK dalam memperkuat program P4GN melalui edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.


    Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan komitmen dan keterlibatan bersama, tidak hanya dari pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga dari lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, keluarga, serta seluruh lapisan masyarakat.


    “Pemerintah Kabupaten Lumajang mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, keluarga, dan generasi muda,” ungkapnya. (Senin, 26/10/2026).


    Agus menilai sosialisasi P4GN sangat penting, terutama bagi kalangan pelajar hingga mahasiswa. Generasi muda merupakan aset masa depan bangsa yang harus dilindungi dari ancaman narkoba melalui edukasi, pembinaan karakter, dan penguatan kesadaran sejak dini.


    “Kami menyambut baik upaya ANTRAK dalam membangun sinergi dan berkolaborasi dengan Bakesbangpol Kabupaten Lumajang untuk memperluas sosialisasi P4GN di lingkungan pendidikan dan masyarakat,” lanjutnya.


    Ia berharap kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui program-program nyata dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak generasi muda memahami bahaya narkoba serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.


    “Harapan kami, kolaborasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda. Mari bersama-sama kita wujudkan Lumajang Bersinar, Bersih Narkoba, demi melindungi generasi penerus dan menciptakan Kabupaten Lumajang yang aman, sehat, serta bebas dari ancaman narkoba,” tegasnya.


    Senada dengan hal tersebut, Analis Kebijakan Muda, Guruh Eko Yulianto, S.Sos., menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


    Menurut Guruh, upaya memerangi narkoba harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, hingga keluarga.


    “Pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua elemen masyarakat harus ikut mengambil bagian, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat secara luas. Kita perlu membangun kesadaran bersama agar generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaannya,” ungkap Guruh.


    Ia menjelaskan, edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan menjadi salah satu langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif narkotika. Karena itu, lingkungan sekolah dan kampus perlu menjadi salah satu sasaran utama dalam pelaksanaan program P4GN.


    Melalui pendekatan edukatif dan preventif, para pelajar dan mahasiswa diharapkan tidak hanya mengenali bahaya narkoba, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kesadaran diri, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.


    Guruh berharap sinergi antara Bakesbangpol Kabupaten Lumajang dan ANTRAK dapat menjadi langkah konkret untuk memperluas jangkauan edukasi P4GN sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.


    “Dengan kebersamaan, kepedulian, dan langkah nyata dari seluruh elemen masyarakat, kita berharap Kabupaten Lumajang dapat semakin kuat dalam upaya pencegahan narkoba, sekaligus mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berprestasi menuju Lumajang Bersinar atau Bersih Narkoba,” pungkasnya.


    Sementara itu, kolaborasi ANTRAK bersama Bakesbangpol Kabupaten Lumajang diharapkan tidak berhenti pada konsolidasi, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, kampus, serta lingkungan masyarakat.


    Program tersebut dapat diarahkan pada pengenalan bahaya narkotika, penguatan karakter, pembentukan lingkungan pergaulan yang sehat, serta peningkatan peran keluarga dalam melakukan pencegahan sejak dini.


    Keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting agar pesan bahaya narkoba dapat diterima secara luas dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, upaya P4GN tidak hanya menjadi program kelembagaan, tetapi juga berkembang menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran masyarakat.


    Mewujudkan Lumajang Bersinar bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, produktif, dan berprestasi. Melalui sinergi pemerintah daerah, ANTRAK, lembaga pendidikan, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Lumajang diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi ancaman narkoba demi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih baik.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini