Gorontalo, Infojalanan.info – Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri kegiatan Edukasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman di Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) ini diikuti 200 siswa SMA/SMK dan alumni dari lima sekolah di Provinsi Gorontalo. Para peserta memperoleh informasi mengenai peluang kerja di luar negeri, persyaratan penempatan, serta prosedur migrasi melalui jalur resmi.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Selvi mengingatkan para siswa untuk mulai merencanakan karier sejak bangku sekolah, termasuk dengan meningkatkan keterampilan, menguasai bahasa asing, dan mempelajari persyaratan kerja di negara tujuan. Ia juga menekankan pentingnya mencari informasi melalui saluran resmi agar persiapan bekerja di luar negeri dapat dilakukan secara lebih terarah melalui Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).
“Jadi bekal pendidikan di SMK ini, pergunakanlah dengan baik untuk nanti siap masuk ke industri kerja. Semoga semuanya nanti sukses dengan impian pekerjaan masing-masing, harus sesuai dengan cita-citanya,” ujar Ibu Selvi.
Ibu Selvi juga mengingatkan para siswa agar berhati-hati terhadap tawaran kerja dan memastikan proses penempatan dilakukan melalui prosedur resmi. Hal ini penting untuk menghindari penipuan maupun kerugian akibat informasi atau proses keberangkatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Jadi jangan sampai nanti kayak sudah mempersiapkan ini, sudah bayar segala macam, tapi malah tidak jadi berangkat. Jadi jangan sampai itu terjadi,” tegas Ibu Selvi.
Sementara itu, Anggota Seruni KMP Ibu Wiwik Mukhtarudin, yang juga merupakan istri Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, mengingatkan para siswa untuk membekali diri dengan pengetahuan dan penguasaan bahasa asing sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.
“Untuk semangatnya ada tapi belajarnya juga giat. Jadi untuk ilmunya itu harus ada, bahasanya terutama ya,” ujar Ibu Wiwik.
Ia juga berpesan agar para siswa mencari informasi dari kementerian atau instansi yang berwenang sehingga dapat memahami persyaratan dan tahapan penempatan kerja secara benar.
Manfaat kegiatan tersebut dirasakan Fadila Uloli, siswi SMK Negeri 1 Kota Gorontalo. Ia mengaku memperoleh gambaran mengenai peluang kerja di luar negeri sekaligus motivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini.
“Kunjungan Ibu Selvi hari ini sangat memotivasi kami dan membuat kami merasa diperhatikan sebagai calon pekerja migran,” ungkap Fadila.
Dalam kegiatan ini, para peserta juga diperkenalkan pada program SMK Go Global serta praktik penggunaan SISKOP2MI untuk mencari informasi lowongan berdasarkan negara tujuan, jenis pekerjaan, dan persyaratan penempatan. Melalui pembekalan tersebut, siswa memperoleh pemahaman mengenai peluang kerja internasional sekaligus prosedur yang perlu ditempuh untuk bekerja secara aman melalui jalur resmi.
(Red)
