Hulu Sungai Tengah, Infojalanan.info — Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mulai dirasakan sejumlah masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Batang Alai Utara (Batara) bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Haur Gading, Kecamatan Batang Alai Utara.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 10.00 WITA hingga selesai. Kegiatan dipusatkan di kawasan permukiman warga Desa Haur Gading RT 06/RW 03.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya warga yang mengalami kesulitan memenuhi
kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar, Ketua Bawaslu Kabupaten HST Nurul Huda, S.Pd., personel Polsek Batara, petugas PDAM Kabupaten HST, serta masyarakat Desa Haur Gading.
Kapolsek Batang Alai Utara IPTU S.Z. Siregar mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.
“Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri, khususnya Polsek Batara, dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau yang masih berlangsung. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata serta kepedulian sosial.
Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Menurutnya, distribusi air bersih merupakan salah satu langkah nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air akibat kemarau panjang.
“Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres.
Selain menyalurkan bantuan, Polsek Batara juga melakukan pemantauan terhadap desa-desa lain yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih di wilayah hukumnya. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus menentukan langkah dan jadwal penyaluran air bersih apabila kondisi kemarau masih berlanjut.
Bagi masyarakat Desa Haur Gading, bantuan air bersih tersebut menjadi perhatian yang berarti di tengah kesulitan akibat kemarau panjang. Kolaborasi antara kepolisian, petugas PDAM, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan.
(Irfani)


