BANJARMASIN, INFOJALANAN.INFO – Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan Bumi Wahyu Utama 9 Bersholawat yang digelar di Banjarmasin, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan keagamaan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut dihadiri ratusan warga. Antusiasme masyarakat terlihat sejak acara berlangsung hingga rangkaian kegiatan selesai.
Ketua Panitia, H. Syarkawi atau yang akrab disapa H. Awi, menyebut jumlah masyarakat yang hadir mencapai lebih dari 500 orang.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Lebih dari 500 orang hadir mengikuti kegiatan ini,” ujar H. Awi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnur Yadi Sulaiman, serta Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama rombongan.
Selain itu, tampak hadir unsur kepolisian dari Polsek Kertak Hanyar, organisasi masyarakat Laung Kuning, serta relawan BPK/PMK Kota Banjarmasin, Kertak Hanyar dan Martapura.
Menurut panitia, Bumi Wahyu Utama 9 Bersholawat tidak hanya menjadi momentum berkumpul dan bershalawat bersama, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda tahunan, dengan menghadirkan para habaib dan ulama kharismatik secara bergantian sebagai bagian dari pengembangan syiar Islam di tengah masyarakat.
“Insyaallah kegiatan seperti ini akan menjadi agenda tahunan. Kami ingin terus menghadirkan para habaib dan ulama untuk bersama-sama bersholawat dan memperkuat syiar Islam,” kata H. Awi.
Lebih jauh, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan rahmat dari Allah SWT serta mengharapkan syafaat Rasulullah SAW.
Doa tersebut sekaligus menjadi ungkapan harapan masyarakat agar hujan segera turun, mengingat wilayah Kalimantan Selatan tengah menghadapi musim kemarau.
Kondisi kemarau turut meningkatkan risiko kebakaran, baik kebakaran rumah warga maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Melalui lantunan shalawat dan doa bersama, masyarakat berharap diberikan ketenangan, keselamatan, serta perlindungan dari berbagai musibah.
Bumi Wahyu Utama 9 Bersholawat pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi ruang silaturahmi dan syiar yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
(Asc)



