• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Geram dengan Parkir Liar dan Pungli di Ampel, Wali Kota Eri Cahyadi Amuk Oknum Petugas: "Jangan Peras Wisatawan!"

    Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026 WIB Last Updated 2026-06-27T09:17:29Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tidak dapat menyembunyikan kemarahannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan wisata religi Sunan Ampel, Surabaya. Orang nomor satu di Surabaya tersebut meradang setelah menemukan langsung praktik parkir liar dan indikasi kuat adanya pungutan liar (pungli) yang tarifnya mencekik para peziarah dan wisatawan.


    Sidak yang awalnya dimaksudkan untuk meninjau penataan kawasan cagar budaya tersebut seketika berubah tegang. Berdasarkan laporan masyarakat, tarif parkir di luar batas wajar kerap ditarik oleh oknum tidak bertanggung jawab, terutama bagi kendaraan bus pariwisata dan roda empat dari luar kota.


    Teguran Keras dan Pembongkaran Praktik Culas dengan nada tinggi dan raut wajah kecewa, Eri Cahyadi langsung menginterogasi sejumlah petugas dinas terkait dan juru parkir (jukir) yang berada di lokasi. Ia menegaskan bahwa tindakan culas semacam ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra Kota Surabaya sebagai jujukan wisata religi internasional.


    "Ampel ini tempat suci, tempat orang mencari berkah, jangan dinodai oleh praktik peras-memeras! Saya tidak mau lagi mendengar ada wisatawan atau peziarah yang mengeluh ditarik tarif parkir tidak masuk akal," ujar Eri Cahyadi dengan nada bergetar menahan amarah di depan para petugas lapangan.


    Wali Kota juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan jajaran kecamatan setempat yang seolah melakukan pembiaran terhadap menjamurnya kantong parkir ilegal di sepanjang jalur protokol menuju Ampel.


    Bersihkan Oknum, Ancam Sanksi Pidana guna memutus mata rantai pungli, Eri Cahyadi langsung menginstruksikan jajaran Inspektorat, Satpol PP, dan Dishub Surabaya untuk melakukan pembersihan total terhadap jukir liar per hari ini. Tidak hanya sanksi administratif, Eri meminta agar oknum yang terbukti bermain—termasuk jika ada keterlibatan "orang dalam" Pemkot—segera diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses secara pidana.


    Sebagai langkah solutif yang cepat, Pemkot Surabaya akan memperketat sistem pembayaran parkir di kawasan Ampel, salah satunya dengan digitalisasi atau optimalisasi Terminal Khusus Wisata (TKW) Ampel yang resmi. Jukir yang legal wajib menggunakan atribut resmi dan memberikan karcis sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.


    Langkah tegas Wali Kota ini diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan kawasan Ampel, sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh wilayah di Surabaya agar tidak coba-coba memelihara praktik pungli yang merugikan masyarakat luas.


    (P.B)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini