SURABAYA – Infojalanan.info
Rencana proyek normalisasi sungai di kawasan Tambak Asri mendapat respon positif namun kritis dari warga setempat. Dalam pertemuan mediasi terbaru, warga menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah untuk penanggulangan banjir, namun mereka menuntut transparansi mengenai teknis pelebaran sungai yang dinilai belum sinkron dengan data di lapangan.
Sekretaris Aliansi Warga terdampak menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan. "Kami mendukung 1000% program normalisasi ini. Namun, kami meminta pemerintah dan BBWS Brantas untuk duduk bersama mengkaji ulang lebar sungai berdasarkan data otentik," ujarnya. Warga merujuk pada surat BPKAD Maret 2024 dan Peta Situasi tahun 1985 yang menunjukkan perbedaan signifikan dengan klaim data tahun 1960 yang digunakan petugas.
Warga berharap pembangunan ini tidak sekadar menjadi proyek fisik, tetapi juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan keberlangsungan hidup ratusan Kepala Keluarga (KK) di pemukiman padat tersebut. Mereka meminta ruang dialog langsung dengan pengambil kebijakan agar proyek ini berjalan dengan prinsip clear and clean serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas tanpa merugikan hak-hak warga.
(Pramuja)
