• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Noel Sindir Purbaya: “Emang Bapak Orang Suci?” Praktik OTT Bukan Hal Aneh di Kalangan Pejabat

    Redaksi
    Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-03T02:55:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Jakarta, infojalanan.info


    Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, melontarkan kritik keras terhadap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Purbaya Yudhi Sadewa. Kritik tersebut muncul sebagai respons atas pernyataan Purbaya yang menanggapi sindiran Noel terkait praktik Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan pejabat negara.


    Noel mengaku kecewa dengan sikap Purbaya yang dinilainya terlalu defensif dan terkesan menggurui. Menurut Noel, OTT bukanlah fenomena baru dalam birokrasi pemerintahan, bahkan sudah menjadi masalah laten yang kerap mencoreng wajah pelayanan publik.


    “Emang bapak orang suci? Jangan seolah-olah bicara dari menara gading. OTT itu bukan cerita asing di republik ini,” ujar Noel dalam pernyataan tertulisnya, menanggapi pernyataan Purbaya yang sebelumnya dianggap meremehkan kritik publik.


    Noel menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bukan serangan personal, melainkan bentuk kepedulian terhadap praktik tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia menyayangkan bila kritik justru dibalas dengan narasi pembelaan diri, alih-alih refleksi dan perbaikan sistem.


    Menurut Noel, pejabat publik seharusnya membuka ruang evaluasi dan tidak alergi terhadap kritik. Ia menilai keberadaan OTT justru menjadi indikator masih lemahnya pengawasan internal dan integritas sebagian aparatur negara.


    “Kalau pejabat bersih dan sistemnya sehat, OTT tidak akan marak. Jadi jangan marah kalau publik mengkritik,” tegasnya.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lanjutan dari Menko Perekonomian Purbaya Yudhi Sadewa terkait sindiran langsung yang disampaikan Noel tersebut. Namun polemik ini kembali membuka diskursus publik soal transparansi, akuntabilitas, dan sikap pejabat dalam merespons kritik di ruang demokrasi.


    (Iksan)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini