• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Harga Telur Melonjak Saat Bencana, Gubernur Aceh Minta Mendagri Turun Tangan

    Senin, 08 Desember 2025, Desember 08, 2025 WIB Last Updated 2025-12-08T05:52:19Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Aceh, infojalanan.info -


    Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyuarakan kekhawatiran atas kenaikan harga kebutuhan pokok di sejumlah wilayah yang tengah dilanda banjir. Ia meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera mengeluarkan aturan tegas agar tidak ada pedagang yang memanfaatkan situasi krisis untuk meraup keuntungan berlebihan.


    Hal tersebut disampaikan Mualem dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Terpadu Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu malam, 7 Desember 2025.


    Menurutnya, masyarakat sudah terbebani dengan kondisi bencana, sehingga kenaikan harga sembako justru akan membuat keadaan semakin berat.


    “Bapak Mendagri, saya lihat di lapangan barang-barang pokok dinaikkan semau pedagang. Warga jadi makin tertekan,” ucap Mualem di hadapan peserta rapat.


    Ia mencontohkan lonjakan salah satu komoditas yang cukup mencolok.


    “Satu papan telur bisa sampai seratus ribu harga di situasi seperti ini,” katanya.


    Mualem berharap pemerintah pusat bisa segera mengeluarkan kebijakan darurat yang memberikan sanksi bagi pedagang yang menaikkan harga seenaknya. Menurutnya, perlindungan harga saat bencana merupakan bagian dari upaya memastikan keselamatan dan ketahanan masyarakat.


    “Mungkin bisa ada pengumuman resmi, peringatan keras. Kalau ada yang melanggar, ada tindakan,” tegasnya.


    Gubernur Aceh menegaskan pemerintah provinsi tidak akan ragu mengambil langkah tegas jika pelanggaran tetap terjadi.

    “Kalau tetap menaikkan harga tanpa alasan, izinnya kita cabut,” ujarnya.


    Selain persoalan harga, Mualem juga menyampaikan masih banyak kebutuhan dasar pengungsi yang memerlukan perhatian, termasuk perlengkapan ibadah.


    “Bahkan alat ibadah saja banyak yang belum tersedia di pengungsian,” tambahnya.

    Ia berharap seluruh pihak memperkuat koordinasi agar bantuan bagi warga terdampak bisa segera terpenuhi, baik kebutuhan pangan maupun kebutuhan lain yang berkaitan dengan kesejahteraan spiritual.


    Pewarta : Yanto

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini