• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    SMAN 72 Jakarta Siap Gelar KBM Lagi, Polisi dan Kementerian PPPA Pastikan Pemulihan Trauma Berjalan

    Redaksi
    Senin, 10 November 2025, November 10, 2025 WIB Last Updated 2025-11-10T08:50:27Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Jakarta, infojalanan.info -


    Dua hari pasca insiden ledakan di area masjid SMAN 72 Jakarta, aktivitas di lingkungan sekolah mulai kembali pulih. Sejumlah pihak melakukan langkah cepat agar kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa berlangsung normal pada Senin, 10 November 2025.


    Pantauan di lokasi, aparat kepolisian bersama pihak sekolah membersihkan sisa-sisa material, mengecat ulang bangunan yang terdampak, serta memastikan tidak ada lagi area berbahaya bagi siswa.


    “Kami pastikan kondisi sekolah dalam keadaan aman dan nyaman untuk kegiatan belajar. Semua area yang rusak sudah diperbaiki,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Ari Galang Saputra, Minggu (9/11/2025).


    Ia menambahkan, pembenahan dilakukan bukan hanya untuk aspek fisik, tapi juga psikologis. “Kita ingin anak-anak bisa kembali belajar tanpa rasa takut atau bayangan trauma dari kejadian kemarin,” tambahnya.


    Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menurunkan tim pendampingan psikologis guna membantu pemulihan kondisi siswa maupun tenaga pendidik.


    “Pemulihan psikologis menjadi prioritas, bukan hanya bagi korban yang dirawat, tetapi juga bagi seluruh siswa dan guru yang menyaksikan langsung peristiwa itu,” ungkap Menteri PPPA, Arifah Fauzi, saat meninjau SMAN 72 Jakarta, Sabtu (8/11/2025).


    Menurut Arifah, koordinasi lintas lembaga terus dilakukan agar proses pembelajaran dapat berjalan normal tanpa mengabaikan aspek perlindungan anak.


    “Kami berdiskusi dengan pihak sekolah dan orang tua agar transisi kembali ke kegiatan belajar tidak menimbulkan tekanan bagi anak-anak,” ujarnya.


    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, menyampaikan bahwa penyelidikan terhadap peristiwa ledakan masih berlangsung. Tim Densus 88 bersama Krimum Polda Metro Jaya tengah mendalami motif pelaku, yang diketahui masih berstatus pelajar.


    “Proses hukum tetap berjalan, namun kami juga menjamin hak-hak anak tetap dilindungi. Tim trauma healing juga sudah diterjunkan,” kata Bhudi.


    Ia menegaskan bahwa Polri bersama pihak sekolah dan pemerintah daerah sepakat untuk memulihkan aktivitas sekolah secepatnya.


    “Harapan Kapolri, kegiatan belajar bisa kembali normal, agar fokus siswa tidak terganggu oleh peristiwa ini,” tegasnya.


    Dengan koordinasi lintas lembaga, SMAN 72 Jakarta kini bersiap menyambut kembalinya kegiatan belajar. Garis polisi telah dilepas, ruang kelas dibersihkan, dan kegiatan pendampingan psikologis mulai dijalankan.


    Sekolah berharap, peristiwa yang terjadi bisa menjadi pelajaran bersama tentang pentingnya kepedulian dan pengawasan terhadap lingkungan belajar.

    (Yanto)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini