• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Kota Katingan Sepi, Warga Harian Lepas Keluhkan Perlunya Hilirisasi Ekonomi

    Redaksi
    Kamis, 06 November 2025, November 06, 2025 WIB Last Updated 2025-11-05T23:46:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Katingan, Kalteng, infojalanan.info -


    Kota Katingan yang dulu dikenal ramai kini tampak sepi dan nyaris kehilangan denyut ekonominya. Sejak diberlakukannya larangan penebangan hutan di wilayah Kabupaten Katingan, aktivitas ekonomi masyarakat adat Dayak yang selama ini bergantung pada hasil hutan mulai menurun drastis.


    Pada masa lalu, masyarakat adat di sepanjang Sungai Katingan memanfaatkan hasil hutan seperti kayu ulin (kayu besi) dan meranti untuk kebutuhan sehari-hari maupun perdagangan lokal. Jenis-jenis kayu tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi karena kekuatan dan ketahanannya. Namun, setelah adanya larangan penebangan, banyak warga kehilangan sumber penghasilan utama.


    Kini, sejumlah kawasan yang dahulu strategis dan ramai aktivitas jual beli rumah maupun tanah pun terlihat sepi. Bahkan, harga properti di beberapa titik dikabarkan menurun tajam karena minimnya aktivitas ekonomi.


    Salah seorang pekerja harian lepas berinisial Madi mengaku kesulitan mencari pekerjaan tetap.


    > “Kami sekarang perlu perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Kalau kayu dilarang, kenapa masih banyak bangsau yang berkeliaran dan masih diberi izin menjual? Kami cuma butuh hilirisasi ekonomi supaya bisa hidup layak,” ujarnya kepada media.




    Madi juga menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang diduga masih beroperasi di wilayah Kabupaten Katingan.


    > “Tambang-tambang itu hanya menguntungkan penambang, tapi merugikan masyarakat lokal,” tambahnya.




    Dari pantauan di lapangan, suasana kota dan beberapa kecamatan di Kabupaten Katingan memang tampak membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Warga berharap ada langkah konkret dalam mendorong hilirisasi ekonomi daerah, agar potensi sumber daya lokal dapat dimanfaatkan tanpa merusak lingkungan, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.


    Hal ini sejalan dengan visi-misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membangun perekonomian daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.


    (Anel Osman)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini