SIDOARJO – Kepala Desa Semampir, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Luqman Mualim, S.H., bersama seluruh jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Semampir menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menghargai perjuangan para santri serta mengenang kontribusi besar kalangan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Dengan mengusung semangat “Santri Mengabdi, Negeri Berarti”, Luqman Mualim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Santri sebagai pengingat akan pentingnya nilai-nilai keagamaan, pendidikan, akhlak mulia, persatuan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan juga kesempatan untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri yang turut berperan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui pendidikan, kerja keras, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Luqman Mualim menyampaikan harapannya agar para santri terus berkembang menjadi generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur agama dan budaya bangsa.
“Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri mengabdi, negeri berarti. Semoga semangat santri terus menjadi inspirasi bagi Indonesia, melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian pesan yang disampaikan dalam peringatan Hari Santri tersebut.
Ia juga berharap para santri dapat terus mengambil bagian dalam pembangunan nasional melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, hingga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, semangat pengabdian yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan pesantren merupakan modal penting dalam memperkuat persatuan dan membangun masyarakat yang harmonis. Sikap disiplin, gotong royong, kesederhanaan, serta penghormatan kepada sesama menjadi nilai-nilai positif yang patut diteladani oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Desa Semampir turut mendukung semangat Hari Santri sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan bermasyarakat yang religius, rukun, dan penuh kepedulian. Sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif serta mendukung kemajuan desa.
Pemdes Semampir juga berharap peringatan Hari Santri dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, serta berperan aktif dalam kegiatan positif di lingkungan masing-masing.
Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026 ini, Luqman Mualim bersama jajaran Pemdes Semampir mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.
Semangat santri diharapkan tidak hanya berhenti pada peringatan tahunan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pengabdian, prestasi, dan kepedulian terhadap sesama.
“Santri Mengabdi, Negeri Berarti” menjadi pesan utama bahwa setiap langkah pengabdian yang dilakukan dengan ketulusan, ilmu, dan akhlak mulia akan memberikan arti bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. (Wiwik)
