• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Kemarau Masih Panjang, Adv. Anel Al-Haddad Pertanyakan Solusi PDAM Kabupaten Banjar Atasi Krisis Air Bersih

    Redaksi
    Minggu, 20 September 2026, September 20, 2026 WIB Last Updated 2026-09-20T01:17:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    BANJARBARU, INFOJALANAN.INFO - Musim kemarau yang berlangsung panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar. Kondisi tersebut membuat masyarakat menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.


    Di tengah situasi tersebut, Adv. Said Anel Osman Al-Haddad dari JL & Partners mempertanyakan kesiapan serta langkah strategis Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banjar dalam menghadapi potensi krisis air bersih yang berkepanjangan.


    Menurut Anel, kondisi kemarau seharusnya telah diantisipasi sejak jauh-jauh hari oleh pengelola layanan air bersih. Langkah penanganan, kata dia, tidak semestinya baru dilakukan setelah masyarakat mulai merasakan dampaknya.


    “Kita semua tahu bahwa musim kemarau tahun ini berlangsung cukup lama. Seharusnya, antisipasi dan langkah penanganan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, bukan baru sibuk mencari jalan keluar saat warga sudah kesulitan,” ujar Anel, Sabtu (19/9).


    Ia menegaskan bahwa ketersediaan air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah bersama pengelola layanan air harus memastikan pelayanan tetap berjalan di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memperburuk ketersediaan sumber air.


    Anel juga mempertanyakan langkah konkret yang telah disiapkan PDAM Kabupaten Banjar untuk menjaga pasokan air selama kemarau berlangsung.


    “Apakah ada penambahan sumber air? Apakah ada distribusi cadangan? Apakah ada perbaikan sistem penyaluran yang rusak? Pertanyaan-pertanyaan ini belum mendapat jawaban yang jelas,” tegasnya.


    Ia berharap manajemen PDAM Kabupaten Banjar segera membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan menjelaskan langkah yang akan dilakukan untuk menghadapi kondisi tersebut.


    Menurut Anel, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai ketersediaan air, terutama apabila musim kemarau masih berlangsung dalam waktu yang cukup panjang.


    “Kami mendesak PDAM Kabupaten Banjar untuk segera bergerak, bukan sekadar memberikan pernyataan. Warga membutuhkan air, bukan janji. Selama kemarau belum berakhir, ketersediaan air harus dipastikan terjaga dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.


    Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak PDAM Kabupaten Banjar mengenai langkah penanganan yang dipersiapkan untuk menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau.



    (Anel Osman)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini