• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Pelajar SMK di Tegal Meninggal Usai Terseret Banjir Saat Berupaya Menolong Pengendara

    Jumat, 06 Februari 2026, Februari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T04:11:51Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     Infojalanan.info 

    – Peristiwa banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tegal merenggut satu korban jiwa. Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret derasnya arus air saat membantu pengendara sepeda motor yang kesulitan melintas di jalan tergenang banjir.


    Korban diketahui bernama Ajun Arman Permadi, siswa SMK Al Yaman, yang terseret arus di Jalan Bojong–Guci, Kecamatan Bojong, pada Rabu (4/2/2026) sore. Aksi korban sempat terekam dan menyebar luas di media sosial, memperlihatkan upayanya membantu pengendara lain di tengah kondisi jalan yang dipenuhi aliran air hujan.


    Dalam video yang beredar, terlihat arus air cukup deras hingga membuat sejumlah kendaraan berhenti. Korban yang mengenakan jas hujan tampak berusaha mengarahkan sepeda motornya ke tepi jalan, namun kehilangan keseimbangan akibat kuatnya arus banjir.


    Keterangan dari rekan korban menyebutkan bahwa Ajun bermaksud menolong pemotor lain yang kendaraannya kesulitan melintas. Namun nahas, korban justru terjatuh dan terseret air hingga masuk ke saluran atau aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.


    Upaya pencarian langsung dilakukan setelah korban dilaporkan hilang. Tim gabungan bersama warga setempat menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban hingga malam hari.


    Setelah hampir sehari dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Kamis (5/2/2026). Jenazah Ajun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Gung, Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, tidak jauh dari jalur aliran banjir.


    Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim SAR dan disaksikan warga sekitar. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, sekaligus menjadi pengingat akan bahaya banjir dengan arus deras yang kerap terjadi saat hujan lebat.


    Aksi korban yang berusaha membantu sesama di tengah kondisi berbahaya pun menuai simpati luas dari masyarakat dan warganet.

    (Yan) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini