• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Dialog Pandji Pragiwaksono–MUI Usai Polemik Mens Rea, Disepakati Pentingnya Sensitivitas Mater

    Rabu, 04 Februari 2026, Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T02:04:00Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Infojalanan.info

    – Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026), untuk melakukan tabayyun terkait materi stand up comedy Mens Rea yang belakangan menuai polemik.


    Kedatangan Pandji berlangsung tertutup dan memakan waktu hampir dua jam. Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara Pandji dan jajaran MUI guna membahas substansi materi komedi yang dinilai sebagian pihak menyentuh isu keagamaan.


    Pandji menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memperjelas maksud serta konteks materi yang ia sampaikan dalam pertunjukan Mens Rea, agar tidak menimbulkan tafsir keliru di tengah masyarakat.


    Ia mengakui, sebagai kreator, kritik dan masukan merupakan bagian penting dari proses berkarya. Pandji juga menyampaikan apresiasi atas sikap terbuka MUI yang memberikan pandangan serta nasihat secara langsung.


    “Bagi saya, ini ruang belajar. Ada banyak hal yang perlu saya pahami lebih dalam, terutama soal sensitivitas publik,” ungkap Pandji usai pertemuan.


    Sementara itu, MUI menilai dialog tersebut sebagai langkah positif dalam meredam ketegangan yang sempat muncul. Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Ni’am, menyampaikan bahwa MUI memberikan sejumlah saran agar materi komedi yang disampaikan ke publik tidak menimbulkan kegaduhan maupun multi tafsir.


    Menurut Ni’am, terdapat komitmen dari Pandji untuk melakukan evaluasi terhadap karya-karyanya, khususnya yang bersinggungan dengan isu keagamaan. MUI juga mendorong agar karya komedi tetap mengedepankan nilai edukatif dan kehati-hatian.


    Pertemuan ini digelar di tengah sorotan publik terhadap Pandji, menyusul tayangan Mens Rea di platform Netflix yang memicu laporan dugaan penistaan agama di sejumlah daerah.


    Meski demikian, dialog antara Pandji dan MUI diharapkan menjadi contoh penyelesaian persoalan melalui komunikasi langsung dan musyawarah, tanpa memperlebar polemik di ruang publik.

    (Yanto) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini