• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Theo Derick: Fenomena Sandwich Generation Tak Lepas dari Cara Pandang Finansial Keluarga

    Minggu, 18 Januari 2026, Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T02:58:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     Infojalanan.info

    – Influencer sekaligus pegiat literasi keuangan, Theo Derick, menilai fenomena sandwich generation tidak bisa dilepaskan dari cara pandang keluarga terhadap pengelolaan keuangan sejak dini.


    Dalam perbincangan di kanal YouTube Raymond Chin yang tayang Sabtu (17/1/2026), Theo menyampaikan bahwa perbedaan latar belakang ekonomi membentuk kebiasaan dan keputusan finansial seseorang hingga dewasa.


    Menurutnya, sebagian orang tumbuh dalam keluarga yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, sementara keluarga lain sudah membiasakan diskusi tentang perencanaan keuangan dan investasi.


    “Cara kita diajarkan memandang uang sejak kecil sangat menentukan kondisi kita saat dewasa,” ujar Theo.


    Ia menjelaskan, di banyak keluarga, utang kerap dianggap solusi utama untuk memenuhi kebutuhan, tanpa diimbangi pemahaman mengenai risiko dan perencanaan jangka panjang. Hal tersebut, kata Theo, membuat generasi berikutnya rentan terjebak dalam tekanan ekonomi berlapis.


    Theo juga menuturkan pengalamannya berinteraksi dengan berbagai latar belakang sosial. Ia melihat perbedaan signifikan antara mereka yang sejak kecil dikenalkan pada konsep investasi dengan mereka yang tidak.


    “Bukan soal siapa yang lebih kaya, tapi soal kebiasaan dan mindset yang ditanamkan,” jelasnya.


    Menurut Theo, sandwich generation merupakan dampak dari minimnya literasi keuangan lintas generasi. Ketika seseorang tidak memiliki bekal pengelolaan keuangan yang memadai, ia cenderung menanggung beban ekonomi orang tua sekaligus membiayai keluarga inti tanpa kesiapan finansial.


    Ia berharap diskusi tentang sandwich generation bisa menjadi momentum untuk meningkatkan edukasi keuangan di lingkungan keluarga dan pendidikan formal.


    “Kalau kita ingin memutus rantai itu, edukasi finansial harus dimulai lebih awal,” tutup Theo.

    Pewarta : Yanto

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini