• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Merawat Persaudaraan di Tepi Samudra, Komunitas B3K Kangean Rayakan Kebersamaan di Pasir Putih Batu Guluk

    Jumat, 09 Januari 2026, Januari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-01-09T08:26:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     SUMENEP, Infojalanan.info 

    – Hamparan pasir putih yang berpadu dengan birunya laut di Pantai Pasir Putih Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, menjadi latar indah kebersamaan Komunitas B3K (Beak Karbu Komunitas) Kangean dalam sebuah temu silaturahmi yang sarat kehangatan.


    Kegiatan yang diprakarsai oleh Reza ini berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna. Tanpa seremoni resmi, para anggota komunitas berkumpul, duduk bersisian di atas pasir, berbagi hidangan, tawa, dan cerita, seolah menegaskan bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama yang menyatukan mereka.


    Di tengah debur ombak yang ritmis dan angin laut yang menyejukkan, makan bersama menjadi simbol persaudaraan. Setiap sajian yang dinikmati bukan sekadar pelepas lapar, melainkan pengikat rasa kekeluargaan yang terus dijaga oleh Komunitas B3K Kangean.


    Reza, selaku penggagas kegiatan, menuturkan bahwa pertemuan ini diinisiasi sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi di tengah kesibukan masing-masing anggota.


    “Pantai ini menjadi saksi bahwa kebersamaan tidak selalu harus dirancang rumit. Cukup duduk bersama, berbagi makanan, dan saling mendengarkan, itu sudah lebih dari cukup untuk menguatkan persaudaraan,” ujarnya.


    Pantai Pasir Putih Batu Guluk dipilih karena kealamiannya yang masih terjaga, sejalan dengan nilai-nilai komunitas yang menjunjung kesederhanaan dan kebersamaan. Laut yang terbentang luas seakan mengingatkan bahwa perbedaan hanyalah warna, sementara persaudaraan adalah tujuan yang sama.


    Melalui kegiatan seperti ini, Komunitas B3K Kangean berharap ikatan antaranggota semakin kokoh, serta semangat saling menjaga dan menghargai dapat terus hidup, tak hanya di tepi pantai, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

    Pewarta : Yanto

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini