Surabaya — InfoJalanan.Info-
BNN Kota Surabaya berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi para penyuluh agama, sebagai upaya memperkuat peran tokoh keagamaan dalam memberikan edukasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Rabu ( 07/01/ 2026)
Kegiatan ini diikuti puluhan penyuluh agama dari berbagai wilayah di Surabaya. Mereka mendapatkan pembekalan materi dari sejumlah narasumber di lingkup BNN Kota Surabaya.
Sesi pertama diisi oleh Ketua Tim Pemberantasan BNNK Surabaya dengan materi “Aspek Hukum dalam P4GN” yang memaparkan ketentuan hukum terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sesi kedua disampaikan oleh Ketua Tim Pencegahan BNNK Surabaya mengenai “Strategi Pencegahan dalam P4GN” yang menekankan pentingnya peran keluarga, komunitas, dan tokoh agama dalam pencegahan dini.
Selanjutnya, Tim Media Sosial BNNK Surabaya membawakan materi “Literasi Digital”, membahas pemanfaatan media digital dalam dakwah dan kampanye pencegahan narkoba. Materi keempat diisi oleh Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Surabaya yang memaparkan “Adiksi & Rehabilitasi”, mencakup proses pemulihan dan akses layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.
Sebagai penutup, Ketua Tim Dayamas BNNK Surabaya menyampaikan materi “Rencana Program Kerja Penyuluh Agama” yang mengarahkan peserta untuk menyusun program edukasi P4GN berbasis kegiatan keagamaan dan sosial.
Selain memberikan pembekalan, kegiatan ini juga menghasilkan rencana tindak lanjut dalam bentuk kolaborasi program antara BNN Kota Surabaya dan Kemenag Surabaya. Di antaranya adalah integrasi edukasi P4GN dalam kelas Calon Pengantin (Catin) di bawah pembinaan KUA, serta pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) ke pondok pesantren dan madrasah sebagai bagian dari upaya pembentukan lingkungan pendidikan yang sehat dan bersih narkotika.
BNN Kota Surabaya menilai penyuluh agama memiliki peran strategis dalam penyebaran nilai-nilai moral dan spiritual, sehingga keberadaannya sangat relevan dalam upaya pencegahan narkotika di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BNN Kota Surabaya bersama Kemenag Surabaya berharap sinergi pemberantasan narkoba dapat semakin kuat, sekaligus mendorong terbentuknya jejaring agen perubahan dalam mewujudkan Surabaya Bersih dari Narkoba (Bersinar).
( Dwi Suryo )


