• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Pemkot Surabaya Gelar Doa Bersama dan Deklarasi Anti Premanisme

    Redaksi
    Rabu, 31 Desember 2025, Desember 31, 2025 WIB Last Updated 2025-12-31T12:03:03Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SURABAYA, INFOJALANAN.INFO -Pemerintah Kota Surabaya menggelar Doa Bersama dan Deklarasi Anti Premanisme sebagai wujud komitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan sosial di Kota Pahlawan. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota Surabaya, Jalan Taman Surya Nomor 1, pada Rabu, 31 Desember 2025, mulai pukul 10.00 hingga 11.45 WIB.


    Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Wali Kota Surabaya sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan suasana kota yang aman, damai, dan terbebas dari praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.


    Acara tersebut dihadiri berbagai unsur strategis, mulai dari pimpinan instansi keamanan negara, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan lintas suku dan kebudayaan. Turut hadir pula tokoh lintas agama, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), elemen umat Islam, organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi bela diri, mahasiswa, serta komunitas ojek online (ojol) yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi Kota Surabaya.


    Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dan arahan dari para pimpinan unsur keamanan serta tokoh masyarakat. Dalam arahannya, para narasumber menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menolak segala bentuk premanisme yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga.


    Selanjutnya, dilaksanakan Deklarasi Surabaya Bersatu, sebagai pernyataan sikap bersama dalam menolak premanisme, diikuti dengan doa bersama yang dipanjatkan demi keselamatan, persatuan, dan ketenteraman Kota Surabaya.


    Wali Kota Surabaya dalam sambutannya menegaskan bahwa deklarasi anti premanisme bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen bersama untuk menjaga Surabaya sebagai kota yang ramah, aman, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan supremasi hukum. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang kondusif, saling menghormati, serta menjauhi tindakan kekerasan dan intimidasi dalam bentuk apa pun.


    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Surabaya berharap seluruh pihak dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kegiatan doa bersama dan deklarasi anti premanisme ini juga diharapkan menjadi momentum penguatan persatuan lintas suku, agama, dan golongan dalam menjaga keutuhan Kota Pahlawan.


    Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, hingga komunitas pekerja, Surabaya diharapkan terus menjadi kota yang aman, damai, dan bebas dari premanisme demi kenyamanan seluruh warganya.


    (Iksan)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini