Jatim, infojalanan.info -
Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan seorang dai muda bernama Gus Elham mencium anak kecil dalam sebuah kegiatan keagamaan. Aksi tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang kecaman dari publik.
Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, terlihat Gus Elham tengah berdiri di atas panggung setelah memberikan ceramah. Seorang anak kecil mendekatinya, lalu secara spontan sang dai mencium pipi anak tersebut. Aksi itu menuai reaksi beragam dari netizen, sebagian menilai tindakan itu tidak pantas dilakukan di ruang publik, apalagi oleh tokoh agama.
Sejumlah komentar di media sosial menyebut tindakan tersebut “melanggar etika” dan “tidak memberi contoh baik bagi jamaah”. Tak sedikit pula yang menuntut klarifikasi langsung dari sang dai.
Menanggapi viralnya video itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan pernyataan tegas. Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Cholil Nafis, menyebut bahwa tindakan seperti itu seharusnya dihindari oleh seorang tokoh agama.
“Walaupun mungkin niatnya kasih sayang, tetapi ekspresi yang ditampilkan di ruang publik harus dijaga. Seorang dai sebaiknya menjadi teladan dalam menjaga adab dan batasan,” ujar KH Cholil, Kamis (13/11/2025).
Ia menegaskan, MUI tidak ingin langsung menghakimi niat di balik tindakan tersebut, namun secara etika publik, perilaku seperti itu tidak patut dilakukan, terlebih terhadap anak yang bukan muhrim.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Gus Elham belum memberikan klarifikasi resmi terkait video tersebut. Namun, sejumlah pendukungnya di media sosial menyebut peristiwa itu “disalahartikan” dan terjadi dalam konteks kasih sayang tanpa unsur negatif.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para tokoh publik, terutama yang berpengaruh di bidang keagamaan, agar lebih berhati-hati dalam bersikap di depan umum. Publik kini menunggu penjelasan resmi dari pihak Gus Elham guna meluruskan polemik yang terus bergulir.
(Dwi Suryo)


