• Jelajahi

    Copyright © Info Jalanan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Doa Bersama Di Alun-Alun Arjasa Sumenep, Penolakan Aktivitas PT KEI, Menjaga Tanah Leluhur*

    Redaksi
    Kamis, 20 November 2025, November 20, 2025 WIB Last Updated 2025-11-20T09:06:26Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Arjasa, Sumenep, infojalanan.info -


    Ribuan warga Pulau Kangean menggelar doa bersama di Alun-Alun Arjasa pada hari ini sebagai bentuk penolakan terhadap rencana aktivitas PT KEI di perairan Arjasa. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, para kiai, pemuda, serta berbagai elemen organisasi lokal.


    Dalam acara bertajuk “Do’a Bersama Menjaga Tanah Leluhur Pulau Kangean”, masyarakat duduk bersila di pelataran alun-alun sambil mendengarkan tausiyah dan lantunan doa yang dipimpin para ulama. Spanduk besar dengan tagar #TolakPTKEI dan #SaveKangean terbentang di panggung utama sebagai simbol sikap bersama warga untuk menjaga keselamatan lingkungan dan kelestarian laut Kangean.


    Para tokoh masyarakat menegaskan bahwa perairan Arjasa bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga warisan leluhur yang harus dijaga. Mereka menyampaikan kekhawatiran terkait potensi kerusakan ekosistem laut dan dampak sosial ekonomi yang dapat timbul apabila aktivitas PT KEI dilanjutkan.


    “Kami berkumpul bukan untuk membuat gaduh, tetapi untuk memohon perlindungan kepada Allah dan menyuarakan hak kami sebagai masyarakat pesisir. Laut ini adalah nyawa bagi warga Kangean, jangan sampai dirusak oleh kepentingan pihak luar,” ujar salah satu kiai yang memimpin doa.

    Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat mendengar suara mereka dan segera mengambil langkah untuk menghentikan rencana tersebut. Mereka juga menekankan pentingnya kajian lingkungan yang transparan serta melibatkan masyarakat lokal sebagai pihak yang paling terdampak.


    Kegiatan doa bersama ini berakhir menjelang petang dengan suasana damai. Meski demikian, masyarakat menegaskan bahwa aksi penolakan akan terus dilakukan secara konstitusional hingga ada keputusan resmi mengenai pembatalan aktivitas PT KEI di perairan Arjasa.


    Kegiatan ini menandai semakin kuatnya solidaritas warga Pulau Kangean dalam menjaga ruang hidup dan lingkungan laut yang selama ini menjadi penopang kehidupan mereka.


    (Yanto)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini