Surabaya, infojalanan.info -
SMAK Frateran Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman melalui proyek akbar bertajuk Budgetopia 2025. Program kolaboratif ini melibatkan seluruh siswa Social Science dari kelas X, XI, hingga XII sebagai tugas akhir mata pelajaran Entrepreneur. Tujuannya tidak hanya untuk memenuhi penilaian akademik, tetapi juga memberikan wadah bagi siswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam merancang, menjalankan, serta mempertanggungjawabkan sebuah kegiatan berskala besar.
Dalam pelaksanaannya, para siswa bekerja sama dengan guru PKWU serta mendapatkan pendampingan langsung dari dosen Universitas Ciputra, sehingga menjadikan proyek ini sarat akan pembelajaran praktis yang mendekatkan mereka pada situasi nyata di dunia manajerial dan kewirausahaan.
Latar Belakang: Pentingnya Literasi Finansial Sejak Remaja
Di tengah perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin cepat, kemampuan literasi finansial menjadi keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai sejak usia muda. Remaja dituntut untuk mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur pengeluaran, merencanakan penggunaan uang, serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan finansial yang diambil.
Berawal dari kepekaan terhadap rendahnya pemahaman remaja mengenai manajemen keuangan, siswa Social Science SMAK Frateran Surabaya menggagas Budgetopia sebagai platform edukasi yang menyenangkan dan interaktif. Program ini dirancang khusus bagi pelajar SMP agar mereka dapat belajar tentang pengelolaan keuangan secara praktis, relevan, dan aplikatif.
Dengan memberikan edukasi finansial sejak dini, diharapkan tercipta generasi muda yang lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan.
Pelaksanaan Kegiatan Budgetopia 2025
Kegiatan Budgetopia dilaksanakan pada Sabtu, 23 November 2025, dengan melibatkan 40 peserta dari berbagai SMP di Surabaya. Rangkaian acara dimulai dengan seminar literasi finansial yang dibawakan oleh dosen Universitas Ciputra, Bapak Dean Michael Reyhan. Dalam pemaparannya, beliau membahas prinsip dasar pengelolaan keuangan bagi remaja, mulai dari cara menentukan prioritas, mengelola uang saku, hingga memahami risiko finansial.
Setelah seminar, peserta mengikuti rally games, sebuah rangkaian permainan edukatif yang dirancang untuk menguji kemampuan mereka dalam membuat keputusan finansial secara langsung. Para peserta dihadapkan pada berbagai skenario mirip kehidupan nyata, seperti mengatur anggaran terbatas, memilih kebutuhan prioritas, hingga menyelesaikan tantangan keuangan yang menuntut ketelitian dan strategi.
Melalui aktivitas ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan penerapannya secara praktis dalam situasi menyenangkan dan interaktif.
Pembelajaran Manajerial Melalui Proyek Nyata
Bagi siswa SMAK Frateran Surabaya, Budgetopia adalah sebuah pengalaman pembelajaran komprehensif yang mencakup seluruh aspek manajerial. Mulai dari tahap perencanaan, penyusunan konsep, pengelolaan anggaran, pencarian sponsor, koordinasi antarpanitia, komunikasi dengan pihak eksternal, hingga pelaksanaan kegiatan pada hari-H.
Seluruh proses ini menjadi praktik nyata dari metode experiential learning serta penguatan Top 10 Skills 2025 yang selama ini menjadi fokus pembelajaran kelas Social Science. Para siswa belajar mengelola waktu, memimpin tim, menyelesaikan masalah, bernegosiasi, dan membuat keputusan penting—keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja modern.
Suara Ketua Pelaksana: Jennifer (XII Social Science)
Ketua pelaksana Budgetopia 2025, Jennifer, mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi dirinya maupun seluruh panitia.
Mengorganisir acara yang melibatkan berbagai pihak meliputi teman panitia, MGMP PKWU, hingga dosen Universitas Ciputra, benar-benar mengasah kemampuan komunikasi, manajemen waktu, dan kepemimpinan saya. Melihat peserta SMP antusias mengikuti seminar dan rally games menjadi kepuasan tersendiri bagi kami.”
Jennifer menegaskan bahwa kegiatan ini membuktikan pentingnya kerja sama, kreativitas, dan ketekunan dalam menghasilkan acara yang berdampak positif bagi masyarakat.
Apresiasi dari Dosen Universitas Ciputra
Salah satu dosen pendamping, Alvin Livano, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras para siswa SMAK Frateran Surabaya.
Dalam waktu sekitar satu bulan, panitia mampu merancang kegiatan yang berdampak. Saya kagum melihat kreativitas dan keberanian siswa dalam merancang program, menjalin kerja sama, dan menjangkau sponsor maupun sekolah-sekolah di Surabaya.”
Ia berharap kegiatan seperti Budgetopia dapat terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi angkatan berikutnya.
Pandangan Dosen Pembimbing Lainnya, Meliyana Prasetyo Tejo, S.E., M.M.
Sebagai dosen pendamping lain, Meliyana Prasetyo Tejo, mengungkapkan bahwa Budgetopia merupakan wadah ideal bagi siswa untuk menyeimbangkan kemampuan soft skills dan hard skills.
Mulai dari analisis masalah, perumusan konsep, hingga eksekusi pada hari-H, semuanya dikerjakan siswa secara mandiri. Kolaborasi antar-angkatan berjalan sangat baik dan menunjukkan semangat kewirausahaan yang kuat.”
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa siswa mampu belajar secara mandiri sekaligus berkolaborasi menciptakan karya yang bermanfaat.
Penutup: Selaras dengan Nilai FRATER
Pada akhirnya, Budgetopia 2025 bukan hanya proyek pembelajaran, tetapi juga representasi nilai-nilai luhur yang dijunjung SMAK Frateran Surabaya, yaitu Fraternity, Respectus et cura, Amare et servire, dan Tenax studii.
Melalui kegiatan ini, siswa Social Science diharapkan memiliki kemampuan manajerial yang lebih matang, semangat kerja sama yang tinggi, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Budgetopia menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata dalam kehidupan.
(Abbie)




